Setelah pasar mencerna serangkaian data besar dari ekonomi utama Asia—termasuk pemulihan GDP Jepang dan surplus perdagangan China yang mencapai rekor—serta data perdagangan terbaru dari Zona Euro, kalender makro pada hari Selasa kini hampir tidak memiliki rilis penting. Kondisi ini membuat perhatian pasar semakin terfokus pada perkembangan cepat terkait konflik di Iran.
Saat ini pasar minyak mengalami jeda sementara, sementara mata uang berisiko seperti AUD menunjukkan penguatan. Namun optimisme yang muncul masih tergolong rapuh. Meskipun pernyataan Donald Trump yang menyebut bahwa perang dapat “segera berakhir” memberikan dorongan sentimen positif hari ini, pernyataan tersebut mungkin tidak cukup untuk mempertahankan reli jangka panjang jika Iran tetap melanjutkan perlawanan militernya.
Satu-satunya data penting yang tersisa hari ini adalah laporan persediaan minyak mentah. Mengingat lonjakan volatilitas baru-baru ini—dengan harga Brent crude saat ini diperdagangkan di sekitar $89.50 setelah sebelumnya sempat jatuh tajam dari level $120—investor menjadi sangat sensitif terhadap setiap data yang berpotensi memengaruhi pasokan energi global.
Semua waktu CET. Difilter berdasarkan: AS, Inggris, Prancis, Jerman, Zona Euro, Jepang, Australia, Selandia Baru, China, Kanada. Sumber: xStation5
Indeks mencoba pulih berkat harapan negosiasi AS-Iran 📈
Oil Lonjak 6%, Risiko Hormuz Kembali Memanas
Oil Turun Tajam, Hormuz Dibuka Saat Gencatan
Oil Anjlok 11%, Hormuz Dibuka Kembali
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.