Baca selengkapnya
18.13 · 11 Mei 2026

Kenaikan Harga Komoditas Menekan Penguatan di Eropa

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • Prospek tercapainya kesepakatan jangka panjang antara Amerika Serikat dan Iran semakin memudar.
  • Harga minyak dan gas kembali naik.
  • Pasar saham Eropa bergerak tanpa arah yang jelas.
  • Perusahaan-perusahaan dari sektor perbankan, energi, dan komoditas memimpin pasar.

Senin pagi dibuka dengan kenaikan harga minyak mentah dan gas alam, terutama akibat minimnya kemajuan dalam negosiasi AS-Iran. Probabilitas tercapainya kesepakatan permanen antara kedua negara, berdasarkan data dari platform Polymarket, terus menurun - saat ini platform tersebut memperkirakan peluang sekitar 40% bahwa kesepakatan dapat tercapai sebelum akhir Juni.

  • Satu barel Brent saat ini diperdagangkan sedikit di bawah $104, sementara harga gas di bursa Dutch TTF berada di sekitar €45 per MWh.

Kondisi ini membebani indeks saham Eropa, dengan indeks CAC 40 Prancis (-1,2%) menjadi yang paling tertinggal. Indeks pan-Eropa STOXX 600 (-0,2%) dan DAX Jerman (-0,4%) juga bergerak di zona merah, sementara WIG20 Polandia (1%) menjadi satu-satunya pemenang yang terlihat jelas.

Di posisi teratas papan performa pasar terdapat perusahaan dari sektor perbankan, energi, dan komoditas, yang mendapat keuntungan dari semakin kecilnya prospek berakhirnya perang.

Gambar 1: Dashboard performa sektor perbankan Eropa [pergerakan harian %] (11/05/2026)

Sumber: xStation, 11/05/2026 (14:05)

Gambar 2: Dashboard performa sektor energi Eropa [pergerakan harian %] (11/05/2026)

Sumber: xStation, 11/05/2026 (14:07)

Gambar 3: Dashboard performa sektor logam & pertambangan Eropa [pergerakan harian %] (11/05/2026)

Sumber: xStation, 11/05/2026 (14:06)

11 Mei 2026, 23.46

China, Saudi Aramco dan Minyak - Apa Selanjutnya?

11 Mei 2026, 23.00

Apakah OpenAI akan membantu perusahaan mengimplementasikan AI?

11 Mei 2026, 20.39

US Open: Reli AI Lawan Tekanan Geopolitik

11 Mei 2026, 12.40

Market Wrap: Trump Tolak Proposal Iran, Minyak Melonjak

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.