- S&P 500: Margin laba bersih Q1 2026 mencapai 13,4%, melampaui rekor sebelumnya sebesar 13,2% pada Q4 2025.
- Teknologi tetap menjadi pemimpin utama: Sektor IT mencatat margin 29,1% dibanding 25,4% secara tahunan, terus mendorong profitabilitas indeks secara keseluruhan.
- Communication Services mengalami tekanan: Margin turun menjadi 14,1% dari 16,0% pada tahun sebelumnya.
- Energi tertinggal meskipun harga tinggi: Sektor ini mencatat margin 6,6%, jauh di bawah rata-rata 5 tahun sebesar 9,6%, meskipun harga minyak dan energi secara umum meningkat.
- Peningkatan kuartalan tidak merata: Margin meningkat di lima sektor, dipimpin oleh Utilities (15,1% dibanding 12,1% pada Q4 2025), namun menurun di enam sektor, terutama Energi dan Industrials. Pada sektor Industrials, margin turun menjadi 11,1% dari 12,3% pada tahun sebelumnya.

Sumber: FactSet

Sumber: FactSet
Nasdaq Catat Hari Terbaik Juli, Saham AI Kembali Menguat
Alphabet dan Tesla Rilis Laporan: Pasar Menanti Bukti AI
Market Wrap: Nasdaq Naik, Minyak Brent Tembus $92
Novo Nordisk Gugat Eli Lilly, Persaingan Obat Pelangsing Memanas
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.