13.02 · 25 Juni 2026

Market warp: Micron Cetak Laba Fantastis, Reli AI Kembali Menguat

Pasar saham global kembali bernapas lega setelah Micron Technology (MU.US) merilis laporan keuangan kuartalan yang jauh melampaui ekspektasi serta memberikan panduan (guidance) yang sangat optimistis. Hasil tersebut kembali memperkuat narasi bullish terhadap investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan permintaan semikonduktor. Futures Nasdaq 100 naik sekitar 1,8%, sementara futures S&P 500 menguat 0,5%.

Di Asia, KOSPI Korea Selatan menjadi bursa dengan performa terbaik setelah sempat melonjak hingga 7% pada puncak perdagangan intraday. Sementara itu, futures indeks Eropa juga mengindikasikan pembukaan yang positif, dengan DE40 Jerman naik sekitar 0,4%.

Micron Jadi Katalis Reli AI

Pendorong utama sentimen positif berasal dari laporan keuangan Micron, yang membuat saham perusahaan melonjak sekitar 15% pada perdagangan after-hours setelah perusahaan memberikan proyeksi pendapatan yang jauh melampaui ekspektasi Wall Street. Investor menilai hasil tersebut sebagai bukti bahwa permintaan terhadap infrastruktur AI masih sangat kuat, meskipun belakangan muncul kekhawatiran mengenai tingginya valuasi saham teknologi.

Minyak Turun, Sentimen Risiko Membaik

Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari turunnya harga minyak. Minyak mentah kini diperdagangkan di kisaran USD72 per barel, setelah sebagian besar premi risiko geopolitik akibat konflik Iran menghilang. Penurunan harga energi membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko. Di sisi lain, emas bertahan di sekitar USD4.000 per ons, meskipun masih berada di bawah tekanan akibat penguatan dolar AS dan ekspektasi bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.

Micron Lampaui Semua Ekspektasi

Saham Micron awalnya melonjak sekitar 9% setelah perusahaan merilis laporan fiskal Q3 2026, namun kenaikannya kemudian melebar menjadi lebih dari 15%, yang berpotensi mendorong kapitalisasi pasarnya menuju kisaran USD1,35–1,4 triliun saat perdagangan reguler dibuka.

Beberapa sorotan utama laporan keuangan Micron:

  • Adjusted EPS: USD25,11, jauh di atas konsensus USD20,49.
  • Pendapatan: USD41,46 miliar, melampaui ekspektasi USD35,69 miliar.

Guidance Q4:

  • Adjusted EPS: USD30–32 (konsensus USD25,31).
  • Pendapatan: USD49–51 miliar (konsensus USD43,24 miliar).
  • Margin kotor: 84,9%, lebih tinggi dibanding guidance sebelumnya 81,8% maupun konsensus 83,6%.
  • Segmen bisnis juga menunjukkan performa yang sangat kuat:
  • Cloud Memory: Pendapatan USD13,77 miliar, di atas estimasi USD10,69 miliar.
  • Core Data Center: Pendapatan USD11,52 miliar, jauh melampaui konsensus USD6,88 miliar.

Manajemen menegaskan bahwa permintaan pelanggan masih sangat tinggi dan mendukung prospek pertumbuhan dalam beberapa kuartal mendatang. Micron juga mengumumkan dividen kuartalan sebesar USD0,15 per saham.

The Fed: Bank AS Tetap Kuat

Federal Reserve juga merilis hasil stress test tahunan, yang menunjukkan bahwa bank-bank terbesar di Amerika Serikat tetap memiliki modal yang kuat dan mampu bertahan menghadapi skenario resesi ekonomi yang berat. Meskipun kerugian hipotetis secara agregat diperkirakan dapat melampaui USD700 miliar, rasio permodalan seluruh bank masih berada jauh di atas batas minimum regulator. The Fed juga mengumumkan perubahan metodologi stress test guna mengurangi volatilitas kebutuhan modal. Ketentuan baru mengenai post-stress capital buffer diperkirakan mulai diterapkan setelah siklus pengujian tahun 2027.

Qualcomm Diuntungkan Kerja Sama Meta dan Microsoft

Meta memperluas kerja sama dengan Qualcomm dan berencana menggunakan prosesor Qualcomm C1000 di pusat data AI mulai 2028. Qualcomm menyatakan bahwa prosesor data center mereka akan mulai dipasarkan pada pertengahan 2028, sementara kontribusi pendapatan dari bisnis custom silicon diperkirakan mulai terasa pada akhir 2027. Selain Meta, Microsoft juga disebut akan menggunakan chip High Bandwidth Compute (HBC) milik Qualcomm di pusat data Azure. Kabar tersebut membuat saham Qualcomm melonjak lebih dari 12% pada perdagangan after-hours.

Sorotan Perusahaan Lain

Anthropic menuduh Alibaba memperoleh akses tanpa izin terhadap model AI miliknya melalui laboratorium riset Qwen. Alibaba membantah tuduhan tersebut dan tidak memberikan komentar lebih lanjut. Startup AI SambaNova memperoleh pendanaan baru yang meningkatkan valuasinya menjadi sekitar USD10 miliar, menurut laporan The Information.

China Terus Dukung Likuiditas

Di China, investor mencermati rencana pemerintah menerbitkan obligasi pemerintah hingga EUR5 miliar, bersamaan dengan langkah baru People's Bank of China (PBOC) untuk memperluas instrumen manajemen likuiditas jangka pendek. Beijing terus menyempurnakan mekanisme transmisi kebijakan moneternya, meskipun reli pasar hari ini lebih banyak didorong oleh pulihnya optimisme terhadap tema investasi AI.

 

25 Juni 2026, 14.27

Bank-Bank Besar AS Lolos Stress Test The Fed, Buyback Menguat

25 Juni 2026, 00.33

Daily Summary: AI Tertekan, Micron Jadi Sorotan, Emas dan Minyak Melemah

24 Juni 2026, 22.46

Super El Niño 2026: Saham & Komoditas yang Diuntungkan

24 Juni 2026, 21.06

US Open: Nasdaq Tertekan, Micron Jadi Penentu Nasib Reli AI

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.