12.42 · 21 Juli 2026

Market Wrap: Futures Wall Street Rebound di Tengah Konflik Iran

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • Futures S&P 500 menguat sekitar 0,4% meski sentimen pasar masih rapuh.
  • Saham semikonduktor dan teknologi AI memimpin rebound pasar Asia.
  • Risiko geopolitik tetap tinggi setelah serangan terbaru dan ancaman blokade jalur pelayaran.
  • Goldman Sachs memperingatkan harga Brent dapat mencapai US$120 per barel.
  • Novartis merilis laporan keuangan terbaru.

Futures indeks saham Amerika Serikat mencoba memulihkan penurunan sebelumnya. Kontrak US500 saat ini naik sekitar 0,4%, meskipun sentimen pasar masih rapuh di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Sesi perdagangan kemarin berada di bawah tekanan setelah ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Perkembangan tersebut menutupi harapan terhadap gencatan senjata dan memicu aksi jual pada mayoritas saham dalam indeks S&P 500.

  • Sektor semikonduktor menjadi pengecualian dari pelemahan pasar. Indeks produsen chip rebound kemarin setelah sebelumnya memasuki bear market. Saham di Taiwan juga naik lebih dari 3% hari ini, sebagian didukung oleh pemulihan saham TSMC dan perusahaan semikonduktor lainnya.
  • Pada saat yang sama, upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah semakin intensif. Muncul laporan mengenai kemungkinan penghentian serangan selama sepuluh hari.
  • Penurunan moderat harga energi memperbaiki sentimen risiko global dan mendukung rebound pasar saham.
  • Goldman Sachs memperingatkan bahwa harga minyak Brent dapat naik hingga US$120 per barel pada akhir tahun apabila Selat Hormuz tetap ditutup.
  • Pasar saham Asia rebound setelah mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut. Kenaikan terutama didorong oleh pemulihan kuat saham semikonduktor dan perusahaan terkait kecerdasan buatan.
  • Indeks MSCI Asia Pacific naik 2,2%, Kospi Korea Selatan menguat sekitar 4%, dan Nikkei 225 Jepang naik 2,7% setelah memasuki wilayah koreksi pada Jumat.
  • Sektor teknologi China daratan melonjak hampir 7%, didukung oleh intervensi lembaga yang didukung pemerintah.
  • Meskipun risiko inflasi dan ketidakpastian mengenai respons bank sentral masih tinggi, logam mulia mencoba rebound. Harga emas naik hampir 1,2%, sementara perak melonjak hampir 3%.
  • Aksi jual tajam juga terjadi pada obligasi pemerintah Inggris setelah Perdana Menteri baru Andy Burnham membuat investor khawatir terhadap pendekatan kebijakan fiskalnya.
  • Alphabet dikabarkan tengah mengembangkan chip server miliknya sendiri yang dirancang untuk mengoptimalkan model kecerdasan buatan Gemini. Langkah tersebut dapat mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap penyedia infrastruktur AI eksternal.
  • Donald Trump mengatakan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi atas kematian tiga tentara Amerika Serikat, meskipun mediator terus berupaya mencapai gencatan senjata baru.
  • Kemarin, kelompok Houthi yang didukung Iran mengumumkan rencana untuk memblokade jalur pelayaran Arab Saudi di Laut Merah.
  • Perkembangan tersebut membuat risiko eskalasi tetap tinggi dan mempertahankan premi geopolitik pada harga minyak.
  • Trump menandatangani perintah eksekutif yang memperketat aturan bagi perusahaan pertahanan untuk memperoleh pengecualian dari pembatasan penggunaan mineral kritis dan material yang berasal dari pemasok asing tertentu.
  • Kontraktor pertahanan berpotensi kehilangan kontrak pemerintah apabila gagal mengganti pemasok asing berisiko tinggi, menggunakan alternatif domestik yang tersedia, dan memetakan rantai pasok mineral serta komponen utama yang digunakan dalam sistem persenjataan.
  • Menurut militer Iran, serangan rudal menargetkan sistem pertahanan Amerika Serikat yang ditempatkan di Camp Arifjan, Kuwait.
  • Pada saat yang sama, kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, melaporkan ledakan di Isfahan, yang menunjukkan eskalasi lebih lanjut dalam aktivitas militer.
  • Donald Trump mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan Perdana Menteri baru Inggris, Andy Burnham.
  • Kedua pemimpin membahas perdagangan, produksi minyak Laut Utara, kerja sama militer Amerika Serikat-Inggris, dan upaya memulihkan navigasi yang aman melalui Selat Hormuz.
  • Keduanya juga menyatakan berencana untuk bertemu dalam waktu dekat.
  • Novartis melaporkan penjualan bersih kuartal kedua 2026 sebesar US$14,41 miliar, lebih tinggi dibandingkan estimasi konsensus sebesar US$13,94 miliar. Perusahaan juga mempertahankan proyeksi keuangan untuk keseluruhan tahun 2026. EPS inti tercatat sebesar US$2,41, dibandingkan ekspektasi US$2,16. Penjualan Promacta/Revolade mencapai US$179 juta, lebih rendah dibandingkan proyeksi US$202,1 juta. Tasigna menghasilkan pendapatan sebesar US$142 juta, dibandingkan estimasi konsensus US$147,2 juta. Kisqali mencatat penjualan sebesar US$1,70 miliar, sedikit lebih tinggi dibandingkan ekspektasi US$1,68 miliar. Penjualan Pluvicto mencapai US$651 juta, lebih rendah dibandingkan proyeksi US$671,7 juta. Entresto menghasilkan pendapatan sebesar US$1,18 miliar, dibandingkan ekspektasi US$1,29 miliar. Kejutan positif terbesar berasal dari Cosentyx, yang mencatat penjualan sebesar US$1,82 miliar dibandingkan estimasi konsensus US$1,14 miliar.

 

21 Juli 2026, 20.47

US Open: Saham Chip Pimpin Penguatan Pasar AS

21 Juli 2026, 18.05

General Motors Lampaui Estimasi dan Naikkan Proyeksi 2026

21 Juli 2026, 17.21

TSMC Naikkan Harga Chip, Biaya Infrastruktur AI Makin Mahal

21 Juli 2026, 13.47

Nasdaq Tertekan, Saham AI dan Harga Minyak Jadi Sorotan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.