-
Sentimen pasar ekuitas melemah, sementara harga minyak kembali ke sekitar $98, karena pasar tampaknya memperhitungkan kemungkinan rendah terjadinya gencatan senjata jangka pendek di Timur Tengah menyusul komentar kemarin dari pimpinan militer Iran. Futures US100 turun 0,3%, dan setelah sesi lemah di Asia, indeks Eropa kemungkinan juga akan dibuka di wilayah negatif.
-
Fokus makro hari ini adalah pada data pasar tenaga kerja AS (klaim pengangguran pada pukul 12:30 PM GMT) serta pidato dari anggota Fed Stephen Miran dan Lisa Cook. Emas turun hampir 1,5%, sementara EUR/USD menurun ke 1,158 seiring penguatan dolar AS dan naiknya imbal hasil; obligasi Treasury 10-tahun naik lebih dari 3 basis poin ke atas 4,36%.
-
Israeli Defense Forces mengonfirmasi gelombang serangan baru terhadap target di Iran, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menekankan bahwa tujuan operasi militer adalah netralisasi penuh kemampuan kepemimpinan Iran.
-
CEO Exxon Ammann menyatakan bahwa pasar energi berada pada tahap awal gangguan. Exxon memaksimalkan produksi untuk mendukung pasar, dengan tujuan menggandakan output dari ladang minyak shale AS. Menurut Wall Street Journal, US Postal Service akan memberlakukan biaya tambahan 8% pada pengiriman untuk menutupi kenaikan biaya bahan bakar jet.
-
Senator Elizabeth Warren mengatakan ia ingin membekukan lisensi ekspor Nvidia “sampai perusahaan menanggapi kekhawatiran keamanan nasional kami dengan serius.” Menurut Axios, ekonom dan investor mendorong Washington untuk memperkenalkan regulasi keselamatan sebagai respons terhadap hilangnya pekerjaan akibat kecerdasan buatan.
-
Menurut sumber Barat yang dikutip oleh Financial Times, Rusia memasok drone ke Iran; perkiraan menunjukkan pendapatan minyaknya telah tiga kali lipat sejak awal konflik Timur Tengah. Mantan Presiden Donald Trump menyatakan bahwa serangan pembom B-2 mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Daily Summary: Iran tidak tertarik pada rencana damai Trump
Wall Street bergairah berkat dorongan sektor teknologi dan semikonduktor
Indeks Eropa menguat meski ketegangan Iran-AS📈
BREAKING: Indeks Nasdaq melemah setelah kantor berita Fars News melaporkan pernyataan dari Iran