13.19 · 13 Juli 2026

Market Wrap: IRGC Tutup Selat Hormuz, Pasar Global Merah

🌍 IRGC menutup Selat Hormuz

Pada Sabtu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk pelayaran hingga pemberitahuan lebih lanjut. Setiap tindakan lanjutan oleh AS atau sekutunya sebagai respons terhadap blokade tersebut akan dibalas dengan retaliasi keras. Pangkalan negara-negara sekutu AS di kawasan terutama berada dalam risiko.

Korps juga melaporkan bahwa, sebagai peringatan, mereka menembaki sebuah kapal yang mematikan sistem identifikasinya, berlayar di jalur yang disetujui Iran, dan mengabaikan perintah untuk mengubah arah.

🌍 AS membantah

Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan bahwa Iran tidak mengendalikan selat tersebut dan lalu lintas kapal berlangsung lancar tanpa gangguan besar. Donald Trump menolak pernyataan Teheran dan menjamin bahwa jalur tersebut tetap dapat dilayari oleh kapal yang bergerak sesuai hukum. Pada saat yang sama, ia memperingatkan bahwa jika Teheran tidak menghentikan tindakannya, AS akan melancarkan serangan tambahan terhadap Iran.

Perlu diingat bahwa beberapa hari sebelumnya, Amerika Serikat melakukan serangan terhadap 80 target di Iran, dan Presiden Trump mengumumkan pelanggaran pakta gencatan senjata dalam KTT NATO di Ankara.

🛢️ Komoditas

Tidak ada kejutan besar di pasar komoditas.

 

  • Harga minyak Brent dan WTI kembali ke level tertinggi lokal masing-masing di sekitar $79,5 dan $74,5 per barel. Ini merepresentasikan kenaikan sekitar 4,5%.

  • Gas di bursa Dutch TTF juga naik 3,6%. Saat ini, harga berada sedikit di atas $50 per MWh.

  • Yield obligasi AS tenor 10 tahun naik ke 4,58%, yang ikut menekan harga emas ke $4.060 dan perak ke $58,3.

 

📈 Ekuitas

Zona merah pekat terlihat di pasar Asia. Sentimen risiko kembali memburuk secara signifikan.

 

  • Setelah mencatat kenaikan besar akibat debut perusahaan di bursa Nasdaq AS, SK Hynix Korea melemah lebih dari 14% hari ini. Seluruh indeks KOSPI kembali berada jauh di zona merah, turun 8,2%.

  • Penurunan juga terlihat pada Nikkei 225 Jepang yang turun 2,2% dan Shanghai SE Composite China yang melemah 1,6%.

  • Hanya Hang Seng yang bergerak berbeda dengan kenaikan 0,5%, didukung oleh JD yang naik 3,7%, Alibaba menguat 2%, CNOOC naik 1,7%, dan Xiaomi bertambah 1%.

 

Futures pasar Eropa dan AS juga berada di zona merah.

 

  • Nasdaq 100 turun 1,4%.

  • DAX melemah 0,9%.

 

📈 Data Makroekonomi

Kita memulai pekan yang penting dari perspektif makroekonomi dengan relatif tenang. Selain indeks PMI sektor jasa Selandia Baru, yang ternyata cukup baik di level 50,6, tidak ada rilis data penting yang diperkirakan hari ini dari perspektif pasar.

Pasar menunggu Selasa, yang akan membawa publikasi data inflasi Maret dari AS dan hearing Chairman Warsh di hadapan House of Representatives AS.

10 Juli 2026, 21.59

BREAKING: Minyak Pangkas Kenaikan, Nasdaq Coba Rebound

9 Juli 2026, 01.25

Daily Summary: Geopolitik Teluk Persia Guncang Pasar

9 Juli 2026, 01.20

Notulen FOMC Juni Bernada Hawkish

9 Juli 2026, 00.07

Pidato Trump di Ankara Guncang Pasar Minyak

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.