-
Eskalasi di Timur Tengah kini memasuki malam ke-12 berturut-turut. Amerika Serikat dan Iran terus saling melancarkan serangan, sementara Donald Trump mengancam bahwa untuk setiap serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz, Amerika Serikat akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran. Iran merespons dengan menyatakan bahwa apabila infrastrukturnya diserang, negara tersebut akan membalas dengan menyerang fasilitas energi dan jembatan di kawasan, termasuk yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat.
-
Korps Garda Revolusi Iran menyatakan Selat Hormuz “sepenuhnya ditutup” dan memperingatkan bahwa tidak ada kapal tanker minyak yang dapat melintas tanpa izin mereka. Iran juga mengancam akan menghentikan seluruh aliran minyak apabila infrastrukturnya diserang. Kelompok Houthi memperluas blokadenya ke Laut Merah. Mereka mengklaim telah menyerang kapal tanker Saudi Layla dan Encelia, meskipun UKMTO mengonfirmasi hanya satu kapal yang terkena serangan. Sekitar 9–10 kapal telah membatalkan perjalanan melalui Bab al-Mandab setelah pengumuman blokade terhadap pelabuhan Arab Saudi.
-
Kuwait melaporkan keberhasilan mencegat drone di wilayahnya. Perkembangan ini menunjukkan bahwa risiko mulai menyebar melampaui dua jalur pelayaran sempit utama di kawasan. Amerika Serikat mengerahkan pasukan khusus, jet tempur, dan tenaga medis ke kawasan tersebut. Washington juga menyetujui tambahan dana sebesar $73 miliar untuk membiayai perang dengan Iran.
-
Pasar saham AS ditutup melemah meskipun sejumlah perusahaan melaporkan hasil yang kuat. Indeks kehilangan kenaikan sebelumnya, dengan Dow turun 0,01%, S&P 500 melemah 0,14%, dan Nasdaq Composite turun 0,57%. Futures untuk perdagangan Kamis tetap berada di bawah tekanan. Futures Dow turun 0,1%, S&P melemah 0,2%, dan Nasdaq turun 0,2% akibat kekhawatiran terhadap belanja AI dan kenaikan harga minyak.
-
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tetap stabil di 4,661%, sementara tenor 2 tahun berada di 4,304%. Pasar memperkirakan probabilitas tinggi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
-
Pasar Asia menguat meskipun ketegangan geopolitik masih tinggi, didorong oleh optimisme terhadap belanja AI. Indeks Kospi naik lebih dari 3% dan mencatatkan kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Nikkei menguat sekitar 0,55%–1%, sementara ASX 200 naik 0,72%. Saham SK Hynix melonjak 6,5% dan Samsung menguat 4,8%, didukung kenaikan proyeksi belanja modal Google dan hasil Tesla yang dinilai kuat.
-
Harga minyak berada di level tertinggi enam pekan. Brent naik sekitar 2% ke hampir $96 per barel setelah serangan terhadap kapal tanker di lepas pantai Arab Saudi. WTI menguat sekitar 1,7% menjadi $88,27 per barel.
-
HSBC memperingatkan bahwa arah harga selanjutnya bergantung pada kemampuan diplomasi untuk memulihkan kepastian aliran minyak melalui Selat Hormuz.
-
Harga emas sedikit turun 0,23% meskipun ketegangan meningkat, sebuah pergerakan yang relatif tidak biasa. Namun, miliarder John Paulson menyatakan bahwa rally emas masih berada pada “tahap awal” dari bull market jangka panjang.
-
Hasil perusahaan teknologi menunjukkan kinerja yang beragam, dengan belanja AI menjadi fokus utama. Saham Alphabet turun lebih dari 4% setelah perusahaan menaikkan proyeksi belanja modal 2026 menjadi $195–$205 miliar. Penurunan terjadi meskipun pendapatan mencapai $119,8 miliar, melampaui perkiraan $116,93 miliar. Saham Tesla turun sekitar 3%–4% setelah EPS sebesar $0,33 berada di bawah konsensus $0,51, meskipun pendapatan $28,24 miliar melampaui perkiraan. ServiceNow menguat lebih dari 2% setelah membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan dan menaikkan proyeksi pendapatan berlangganan. Texas Instruments dan IBM mencatatkan reaksi berbeda meskipun sama-sama menghasilkan kejutan laba. Texas Instruments turun 3% meski melampaui perkiraan, sementara IBM naik 2% meski hasilnya berada di bawah ekspektasi. Uber memangkas 10% tenaga kerja layanan pelanggan dengan alasan peralihan menuju penggunaan AI.
-
Fokus perdagangan hari ini tertuju pada keputusan ECB, data klaim pengangguran mingguan AS pada pukul 08.30 waktu AS dengan konsensus 212.000, serta laporan American Airlines, Dow, T-Mobile, Union Pacific, dan Norfolk Southern sebelum pembukaan pasar. Intel akan melaporkan hasilnya setelah penutupan perdagangan.

Volatilitas saat ini terlihat di berbagai instrumen utama. Perbedaan pergerakan antara OIL dan OIL.WTI disebabkan oleh rollover kontrak futures OIL.
Alphabet Unggul, Tesla Fokus pada AI
Daily Summary: Indeks Stabil, Pasar Menanti Alphabet dan Tesla
ServiceNow Hadapi Ujian Besar AI
Minyak Dekati $95, Konflik AS-Iran Memanas
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.