13.22 · 2 November 2026

Market Wrap: Nasdaq Rebound, Minyak Anjlok 3% Jelang Pemilu AS!

  • Harga minyak mentah terkoreksi tajam dari level tertingginya, dengan Brent turun 3,2% menuju sekitar US$109,7 per barel dan WTI melemah 2,4% ke sekitar US$100,5 per barel. Penurunan dipicu oleh mediasi Qatar dan rencana Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam 48 jam, meskipun serangan terhadap kapal tanker di Teluk Persia masih berlangsung.

  • Otoritas China turun tangan untuk menopang pasar saham. People's Bank of China (PBOC) meluncurkan operasi penyediaan likuiditas overnight repo harian dengan suku bunga tetap 1,25%, termasuk injeksi sebesar 541 miliar yuan. PBOC juga mengadakan pertemuan dengan regulator mengenai pembelian kembali saham (stock buyback), sehingga memicu reli pasar Asia, dengan ChiNext naik 3,3% dan Kospi menguat 2,8%.

  • Futures Wall Street memulihkan sebagian kerugian setelah aksi jual saham teknologi pada Jumat. US100 menguat sekitar 1,0%, sementara US500 naik 0,5%, ketika investor mulai mengatur posisi menjelang pemilu paruh waktu AS pada Selasa.

Wall Street: Bagaimana Perdagangan Terakhir Ditutup?

  • Perdagangan Jumat mencatat penurunan tajam pada indeks-indeks utama, didominasi kekhawatiran terhadap biaya infrastruktur AI dan komentar hawkish dari pejabat Fed, termasuk Logan yang mengindikasikan perlunya setidaknya dua kenaikan suku bunga tambahan. Dow Jones turun 1,09% dan ditutup pada 51.775,17 poin, S&P 500 melemah 1,82% ke 7.580,07 poin, Russell 2000 turun 1,66% ke 2.811,84 poin, sementara Nasdaq 100 anjlok 3,46% ke 28.384,85 poin.

  • Sentimen mulai membaik pada pagi ini. Pasar futures mengindikasikan potensi rebound: US500 naik sekitar 0,54% menuju 7.655 poin, US100 menguat hampir 0,97% ke sekitar 28.822 poin, US30 naik 0,37% menuju 52.116 poin, dan US2000 bertambah 0,62% ke sekitar 2.839 poin.

  • Indeks volatilitas VIX turun 3,38% menuju sekitar 19,44 poin, menjauh dari level psikologis 20 poin.

  • Saham-saham S&P 500 dengan pergerakan terbesar saat penutupan:

    • Penguatan terbesar: Regeneron Pharmaceuticals (REGN, +13,96%, kesehatan), Global Payments (GPN, +12,86%, keuangan), GoDaddy (GDDY, +10,67%, layanan komunikasi)

    • Pelemahan terbesar: Intel (INTC, -28,84%, teknologi). Saham Intel anjlok setelah laporan keuangan memicu kekhawatiran terhadap pengembalian investasi AI yang sangat besar dan menyeret sektor semikonduktor secara keseluruhan. Saham lain yang melemah tajam adalah Illumina (ILMN, -18,58%, kesehatan), Twilio (TWLO, -14,93%, teknologi).

Asia

  • Indeks Kospi Korea Selatan mencatat penguatan terbesar di kawasan, naik 2,8%, sementara Kosdaq menguat 1,6%. Salah satu katalisnya adalah pernyataan Presiden Lee mengenai rencana hampir menggandakan anggaran investasi AI pada 2027 menjadi 21,3 triliun won Korea Selatan.

  • Nikkei 225 Jepang naik sekitar 1,48% menuju area 63.360 poin, didukung pemulihan saham teknologi global meskipun PMI manufaktur turun ke level terendah dalam tujuh bulan.

  • Pasar saham China rebound kuat setelah indeks CSI 300 mengalami kinerja bulanan terburuk dalam satu dekade. Shanghai Composite naik sekitar 1,2%, China A50 menguat 1,00% menuju 12.912 poin, dan Hang Seng naik 0,41% menuju 23.450 poin. Pasar didukung laporan paket stabilisasi pemerintah untuk bursa saham dan penerapan operasi overnight repo.

  • ASX 200 Australia melemah 0,51% menuju sekitar 8.846 poin, tertekan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) pada Selasa dan kembali melemahnya aktivitas manufaktur.

Eropa Menjelang Pembukaan Pasar

  • Futures indeks Eropa mengindikasikan pembukaan perdagangan yang mayoritas positif. DAX 40 (DE40) naik sekitar 0,38% menuju 25.975 poin, Euro Stoxx 50 (EU50) menguat 0,51% ke sekitar 6.163 poin, sementara FTSE 100 Inggris (UK100) relatif stabil, naik 0,02% di sekitar 10.747 poin.

  • Pengecualiannya adalah CAC 40 Prancis (FRA40), dengan futures turun sekitar 0,38% menuju 7.969 poin.

  • Indeks volatilitas Eropa VSTOXX naik 5,98% menjadi 20,75 poin, mengindikasikan kehati-hatian investor Eropa menjelang publikasi sejumlah data PMI manufaktur dan pemilu AS.

Mata Uang dan Komoditas

  • Harga minyak mentah mengalami aksi jual tajam. Brent (OIL) turun 3,21% menuju sekitar US$109,74 per barel, sementara WTI (OIL.WTI) melemah 2,40% ke sekitar US$100,47 per barel.

  • Pasar mulai memperhitungkan perkembangan negosiasi di Doha dan proposal Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam dua hari, dengan syarat AS memberikan sejumlah konsesi. Meski demikian, Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga Brent untuk Desember menjadi US$105 per barel akibat serangan yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

  • Harga emas (GOLD) naik 1,09% menuju sekitar US$3.915,93 per troy ounce, sementara perak (SILVER) menguat 2,70% ke sekitar US$50,40 per troy ounce.

  • Logam mulia rebound setelah gelombang likuidasi paksa posisi investasi akibat margin call pada Jumat, yang sebelumnya mendorong emas ke level terendah dalam satu tahun di tengah kenaikan yield obligasi dan pernyataan hawkish pejabat Fed.

Makroekonomi: Data Ekonomi yang Dirilis

  • China: PMI manufaktur RatingDog untuk Oktober tercatat 52,0 poin, sesuai konsensus 52,0 poin dan sedikit di bawah angka sebelumnya 52,1 poin. Data ini mengonfirmasi ekspansi yang solid pada sektor swasta dan ekspor, dengan pertumbuhan output tercepat sejak April, sekaligus mengimbangi pelemahan data resmi pemerintah NBS yang dirilis pada akhir pekan dan turun ke 49,3 poin.

  • Jepang: PMI manufaktur final Oktober berada di 53,3 poin, sesuai konsensus dan estimasi awal sebesar 53,3 poin. Indikator masih berada di wilayah ekspansi, meskipun mencapai level terendah dalam tujuh bulan akibat meningkatnya tekanan biaya input.

  • Australia: Persetujuan pembangunan (Building Approvals) pada September meningkat 5,1% secara bulanan (MoM), melampaui konsensus +1,8% setelah sebelumnya turun 5,2% MoM. Data ini menunjukkan pemulihan sektor hunian multifamili, sementara PMI manufaktur tetap berada di wilayah kontraksi pada 49,6 poin, dibandingkan 49,7 poin sebelumnya.

  • Australia: Indikator inflasi bulanan MI Inflation Gauge meningkat menjadi 0,5% MoM, dari sebelumnya 0,3% MoM. Kondisi ini sejalan dengan ekspektasi pasar yang hampir sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga RBA pada hari berikutnya, dengan 31 dari 32 ekonom yang disurvei memperkirakan suku bunga naik menjadi 4,85%.

  • India: PMI manufaktur HSBC/S&P Global untuk Oktober tercatat 54,7 poin, sedikit di bawah perkiraan 54,8 poin, tetapi tetap menunjukkan laju ekspansi yang sangat kuat.

Perkembangan Penting Semalam

  • Timur Tengah dan Selat Hormuz: Mediasi Qatar di Doha memasuki hari ketiga. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi mengajukan rencana untuk membuka kembali jalur pelayaran tersebut dalam dua hari sebagai imbalan atas pelonggaran sanksi dan pengurangan kehadiran militer AS.

  • Namun, Donald Trump menyatakan bahwa dirinya tidak terburu-buru. Situasi keamanan maritim masih kritis. Lembaga keamanan maritim Inggris UKMTO mengonfirmasi dua serangan rudal terhadap kapal tanker di utara Arab Saudi, dengan sedikitnya 10 insiden sejak 31 Oktober. Sementara itu, OPEC+ mempertahankan target produksi Desember tanpa perubahan.

  • Mekanisme likuiditas baru PBOC: People's Bank of China beralih ke operasi overnight repo harian dengan suku bunga 1,25%, termasuk injeksi likuiditas 541 miliar yuan, serta mengumumkan koordinasi dengan regulator keuangan untuk meningkatkan pembiayaan pembelian kembali saham oleh perusahaan tercatat.

  • Pemilu paruh waktu AS (Midterms 2026): Menjelang pemungutan suara esok hari, survei nasional menunjukkan keunggulan Partai Demokrat. Kondisi ini meningkatkan risiko Partai Republik kehilangan kendali atas Dewan Perwakilan Rakyat AS, yang membutuhkan pergeseran bersih tiga kursi, atau Senat, yang membutuhkan empat kursi. Hasil tersebut berpotensi menciptakan kebuntuan legislatif (legislative gridlock) bagi Presiden Trump, terutama terkait kebijakan utang dan pencalonan pejabat Fed.

  • Perluasan aliansi AI: OpenAI menandatangani serangkaian perjanjian strategis berdurasi lima tahun dengan entitas di Uni Emirat Arab, termasuk G42, perusahaan minyak negara ADNOC, dan sovereign wealth fund Mubadala, untuk penerapan komersial model AI canggih pada sektor pemerintahan dan energi.

  • Insiden sektor kripto: FBI secara resmi mengaitkan pencurian aset senilai US$6 miliar dari Binance dengan Korea Utara. Sementara itu, penyedia infrastruktur BTCPay Server mengimbau pengguna menonaktifkan node setelah muncul laporan pengurasan dompet kripto. Bitcoin kesulitan mempertahankan support dan menguji level US$79.000.

Kalender Ekonomi Hari Ini (CET)

  • 09.15–10.00 | Zona Euro: Rangkaian publikasi PMI manufaktur Oktober, meliputi Spanyol pukul 09.15 (konsensus 50,4), Italia pukul 09.45 (konsensus 49,9), Prancis final pukul 09.50 (konsensus 49,3), Jerman final pukul 09.55 (konsensus 54,2), dan Zona Euro final pukul 10.00 (konsensus 52,4).

  • 10.30 | Inggris: PMI manufaktur final Oktober (konsensus 52,8).

  • 13.00 | Zona Euro: Pidato Presiden Bundesbank Jerman Joachim Nagel.

  • 15.45 | AS: PMI manufaktur final S&P Global untuk Oktober (konsensus 56,0).

  • 16.00 | AS: Laporan ISM Manufaktur Oktober (konsensus 54,5 poin), beserta subindeks Prices Paid (konsensus 77,2 poin) dan data belanja konstruksi (konsensus 0,4% MoM).

  • Catatan teknis: Penerapan daylight saving time di AS berakhir pada akhir pekan sebelumnya, sehingga jam kembali dimundurkan dan selisih waktu standar dengan Eropa berlaku kembali. Wall Street dibuka pukul 15.30 waktu Polandia, setara dengan 21.30 WIB.

Aset Utama yang Perlu Dipantau

  • Minyak Brent (OIL): Turun lebih dari 3% menuju sekitar US$109,7 per barel, dipicu perkembangan negosiasi Doha. Komoditas ini masih berada dalam kondisi relatif mahal secara statistik dalam horizon lima tahun (Z5L +1,93, persentil lima tahun 95,0%, Z1R +1,42, dan RSI 56,8). Kondisi tersebut mengindikasikan potensi volatilitas tinggi akibat perbedaan antara kemajuan diplomasi dan berlanjutnya serangan terhadap kapal tanker.

  • Perak (SILVER): Rebound kuat sebesar 2,70% hingga melampaui US$50,4 per troy ounce. Instrumen ini mulai keluar dari kondisi jenuh jual secara teknikal (RSI 29,8, Z-score satu tahun Z1R -1,62, Z5L +0,77, dan persentil lima tahun 79,4%), sehingga membuka peluang berlanjutnya penutupan posisi short setelah kepanikan pasar pada Jumat.

  • Emas (GOLD): Naik 1,09% menuju US$3.916 per troy ounce setelah sebelumnya menyentuh level terendah dalam satu tahun. Indikator RSI 33,7 dan Z-score satu tahun yang sangat negatif (Z1R -1,59, Z5L +1,12, persentil lima tahun 77,6%) mengindikasikan bahwa tekanan likuidasi akibat margin call mulai mereda.

  • NASDAQ 100 (US100): Futures rebound hampir 1,0% setelah aksi jual saham teknologi pada Jumat yang dipicu hasil keuangan Intel. Indikator RSI turun ke 37,9 (Z1R +0,52, Z5L +1,70, dan persentil lima tahun 90,7%). Data ISM manufaktur hari ini dan pemilu AS esok hari akan menjadi ujian utama untuk menentukan apakah pemulihan indeks Nasdaq 100 dapat bertahan.

30 Oktober 2026, 21.16

US Open: Intel Anjlok 29%, Nasdaq Tertekan Aksi Jual AI!

30 Oktober 2026, 04.25

Saham Amazon Anjlok 6%, AWS Justru Tumbuh 39%!

30 Oktober 2026, 01.30

Daily Summary: Wall Street Rontok! Intel Anjlok 30%, Nasdaq Turun 2,38%

29 Oktober 2026, 21.35

Saham ServiceNow Anjlok 25%, Apa Penyebabnya?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.