Pekan yang relatif tenang ditutup dengan publikasi penting data NFP. Angka tersebut ternyata jauh lebih kuat dari perkiraan, sehingga jika kekhawatiran inflasi kembali meningkat, para pembuat kebijakan FOMC kemungkinan tidak perlu terlalu khawatir terhadap pendinginan pasar tenaga kerja.
Akibatnya, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed meningkat, begitu pula yield Treasury AS, meskipun kenaikannya relatif kecil dan hanya sementara. Logam mulia kemudian mendapat tekanan, walaupun aksi jual pada akhirnya tetap terbatas.
📈 Saham
Pekan ini dibuka dengan kenaikan di sebagian besar pasar Asia. Kospi Korea menjadi yang paling menonjol dengan kenaikan 4,4%, didorong sentimen positif terhadap perusahaan semikonduktor.
Saham SK Hynix naik sekitar 7,1%, sementara Samsung menguat 4,8%.
Pergerakan ini sebagian didorong oleh peluncuran ChatGPT-6 Astra, yang dirancang bukan sekadar sebagai chatbot standar, tetapi juga sebagai semacam operator komputer.
Fokus utama teknologi tersebut berada pada kemampuan penalaran kompleks dan penyelesaian tugas multi-step secara langsung di komputer, seperti mengolah spreadsheet atau menangani masalah software.
Optimisme juga terlihat di sektor semikonduktor yang lebih luas.
Pada Jumat, VanEck Semiconductor ETF atau SMH naik lebih dari 2,5%.
Sementara itu, Hang Seng dan Shanghai SE Composite bergerak melemah pagi ini.
Namun, perlu diperhatikan bahwa otoritas China memutuskan untuk menyuntikkan dana lebih dari US$50 miliar ke delapan perusahaan perbankan dan asuransi milik negara terbesar.
Sebagian besar program rekapitalisasi tersebut akan didanai melalui penerbitan obligasi.
🌍 Geopolitik
Akhir pekan tidak membawa terobosan berarti.
Pada Minggu, Menteri Energi AS mengindikasikan bahwa kesepakatan nuklir dengan Iran sangat kecil kemungkinannya tercapai pada tahap ini. Tujuan operasi disebut akan berfokus pada penghancuran permanen kemampuan tempur dan radar Teheran.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari kartel OPEC+, yang membatalkan rencana untuk meningkatkan produksi minyak dalam pertemuan Minggu.
Pada hari yang sama, Teheran mengumumkan pembentukan “maritime exclusion zone” baru di luar wilayah Selat Hormuz.
Pejabat Iran menyatakan bahwa selat tersebut tetap berada di bawah kendali penuh Iran.
AS dengan tegas membantah laporan mengenai penutupan jalur pelayaran tersebut dan menyebutnya sebagai propaganda.
Washington melaporkan telah membersihkan ranjau dari jalur utama serta mendukung arus kapal komersial.
Namun, serangan yang terus berlangsung membuat sejumlah perusahaan pelayaran menunda keputusan terkait operasional mereka di kawasan tersebut.
Sehari sebelumnya, Islamic Revolutionary Guard Corps menembakkan rudal balistik dan drone ke kapal perang AS yang berpatroli di Selat Hormuz.
Sebagai respons, pasukan AS langsung melancarkan serangan balasan yang menghantam tiga kapal tanker Iran, dengan salah satunya tenggelam di Teluk Oman.
🛢️ Komoditas Energi
Minimnya perkembangan positif dari Timur Tengah terus mendorong harga komoditas energi utama lebih tinggi.
- Brent saat ini diperdagangkan hampir US$98 per barel, sementara WTI mendekati US$93 per barel, masing-masing naik sekitar 10% dan 8% dibandingkan level sepekan sebelumnya.
Anthropic Siapkan Kredit US$15 Miliar Jelang IPO Raksasa
Daily Summary: Yield Treasury Turun, Saham Teknologi Wall Street Kembali Menguat
Peluang Rate Hike The Fed Turun, Dolar AS Ikut Melemah
US Open: The Fed Terbelah Jelang September, Wall Street Kembali Menguat
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.