-
Ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi, dengan pertukaran serangan rudal dan drone yang terus berlangsung di seluruh wilayah.
-
Sesi kemarin di Wall Street berakhir dengan penurunan moderat. Setelah aksi jual tajam di awal sesi, indeks AS berhasil memangkas sebagian besar kerugian dan akhirnya ditutup sedikit lebih rendah. S&P 500 turun 0,3%, Nasdaq Composite melemah 0,3%, dan Dow Jones turun sekitar 0,4%.
-
Pasar merespons komentar yang menenangkan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyatakan bahwa operasi terhadap Iran berjalan sesuai rencana dan sebagian besar infrastruktur rudal Iran telah dihancurkan. Ia juga menambahkan bahwa pengambilan keputusan di Iran saat ini terfragmentasi, yang dapat mengindikasikan meningkatnya konflik internal dalam rezim serta awal dari perebutan kekuasaan antar faksi.
-
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dampak negatif perang dengan Iran lebih kecil dari yang diperkirakan dan menyampaikan keyakinannya bahwa konflik akan segera berakhir. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya operasi darat di Iran.
-
Eropa dan Jepang mempertimbangkan keterlibatan di Selat Hormuz, dengan fokus utama pada misi stabilisasi daripada aksi militer, meskipun detailnya masih belum jelas. Pada hari Kamis, negara-negara utama Eropa bersama Jepang menyatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka akan mengambil langkah untuk menstabilkan pasar energi dan siap berpartisipasi dalam inisiatif untuk memastikan jalur pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz.
-
Harga minyak Brent turun di bawah USD 110 per barel. Penurunan ini didorong oleh sinyal bahwa serangan lebih lanjut terhadap fasilitas gas Iran kemungkinan kecil terjadi.
-
Pasar di Jepang tutup karena hari libur nasional, yang membatasi likuiditas dalam sesi Asia. Di tempat lain, pergerakan pasar beragam. Indeks Kospi Korea Selatan naik tipis, begitu juga dengan Nifty 50 India, sementara pasar di Australia dan Shanghai melemah.
-
People’s Bank of China (PBOC) juga mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah, sesuai ekspektasi pasar. Loan Prime Rate (LPR) satu tahun tetap di 3,00%, sementara suku bunga lima tahun yang penting untuk hipotek tetap di 3,50%.
-
Di pasar logam mulia, emas mulai memulihkan sebagian kerugian kemarin, melampaui USD 4.650 per ounce, sementara perak tetap berada di bawah tekanan dan turun di bawah USD 72 per ounce.
Saham Eropa rebound saat minyak mendekati USD 110
Harga logam mulia anjlok, ETF turut memerah.
Daily Summary: Minyak turun 2%, Dolar AS melemah 📉 Apakah US500 akan rebound?
Wall Street tahan Sell-off, Alibaba anjlok 7% 🚩