Baca selengkapnya
13.14 · 2 April 2026

Market Wrap: Trump ingin kembalikan Iran ke "Zaman Batu", indeks saham AS turun tajam

  • Dalam pidatonya, Donald Trump meyakinkan bahwa tujuan strategis di Iran hampir tercapai dan perang akan segera berakhir. Ia mengumumkan serangan kuat dalam beberapa minggu mendatang untuk "menyelesaikan pekerjaan" dan "mengembalikan Iran ke Zaman Batu." Meskipun memberikan jaminan kesuksesan, Presiden tidak membahas isu pasukan darat dan diplomasi. Pidato ini, yang dimaksudkan untuk menenangkan publik terkait harga energi yang meningkat, justru memicu lonjakan harga minyak dan penurunan pasar saham secara langsung.

  • Selain itu, Trump memindahkan tanggung jawab Selat Hormuz kepada negara lain, menyerukan agar mereka "memimpin" dan mengamankan jalur tersebut sendiri. Ia menyarankan negara-negara yang bergantung pada minyak tersebut untuk "mengurus diri mereka sendiri," karena AS berencana menarik diri dari konflik, meninggalkan masalah ekonomi kritis yang belum terselesaikan dan memicu kekhawatiran dominasi Iran.

  • Nada agresif Trump mendorong penurunan tajam pada futures indeks utama. Yang terdampak paling parah adalah saham small caps di Russell 2000 (US2000: -1,9%), diikuti oleh Nasdaq 100 (US100: -1,6%), S&P 500 (US500: -1,3%), dan Dow Jones Industrial Average (US30: -1,15%).

  • Sentimen di Asia juga turun drastis. KOSPI turun 3,7%, sementara Nikkei 225 dan TOPIX masing-masing turun 2%, menghapus kenaikan sesi sebelumnya. Sektor teknologi menahan Hang Seng (-1%), sementara ASX 200 turun 1,1%. Kenaikan harga minyak menekan pasar yang bergantung pada energi, memicu kekhawatiran inflasi dan kebijakan bank sentral yang agresif.

  • Harga minyak Brent melonjak sekitar 6,7% ke $107, menetralkan sebagian besar penurunan dalam tiga hari terakhir. Penurunan juga terlihat pada logam mulia: Emas turun 2,2% menjadi $4650 per ons, sementara Perak turun 5,35% menjadi $71 per ons.

  • Alberto Musalem menekankan bahwa Federal Reserve tidak perlu mengubah pendekatan kebijakan moneternya secara mendadak, menyatakan bahwa level suku bunga saat ini tepat mengingat risiko inflasi terkait perang di Iran.

31 Maret 2026, 22.34

Setelah perang Iran: Skenario & Dampak pasar global

24 Maret 2026, 23.32

Apa lagi yang mungkin terlewat dari Teluk Persia❓

23 Maret 2026, 22.54

Apa Selanjutnya untuk Iran?

23 Maret 2026, 20.35

Trump batalkan ultimatum Iran 🚨 "TACO" membalikkan arah pasar 📈

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.