13.30 · 3 September 2026

Market Wrap: Wall Street Rebound, Fokus Mulai Beralih ke NFP

 

Geopolitik

  • Konflik AS-Iran tetap menjadi perhatian utama di tengah sinyal yang saling bertentangan dari Washington. Donald Trump secara tertutup mempertimbangkan untuk menyatakan berakhirnya konflik, sementara Pentagon diam-diam memperpanjang rotasi pasukan di Timur Tengah hingga 2027. Semalam, Iran menyerang pangkalan AS di Kuwait, tetapi sistem pertahanan udara setempat berhasil mencegat drone dan rudal yang diluncurkan. Di tengah perkembangan tersebut, Trump juga menyampaikan keinginan untuk mengganti nama strategis Selat Hormuz menggunakan namanya sendiri.

 

Fokus Pasar Hari Ini

 

  • Pasar memasuki bagian penting pekan ini ketika fokus perlahan mulai bergeser dari geopolitik menuju data makroekonomi AS.
  • Sore ini, investor akan mencermati weekly jobless claims AS serta laporan keuangan dari sejumlah perusahaan termasuk Ciena, Campbell's, dan Zscaler.
  • Namun, ujian terbesar bagi pasar dan dolar AS akan datang dari laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS besok. Data tersebut berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap ekspektasi jalur suku bunga The Fed dalam jangka pendek.
  • Perkembangan Timur Tengah tetap menjadi risiko yang perlu diperhatikan karena headline baru mengenai konflik dapat mengubah sentimen pasar dalam waktu sangat singkat.

 

 

Perusahaan

 

  • Snowflake menjadi pusat perhatian dalam perdagangan after-hours, dengan sahamnya melonjak lebih dari 20% setelah laporan keuangan jauh melampaui ekspektasi dan perusahaan menaikkan guidance untuk sisa tahun fiskal.
  • Sentimen berbeda terlihat pada Broadcom, yang sahamnya sempat turun hampir 5% setelah guidance pendapatan kuartal keempat sebesar US$34,8 miliar sedikit di bawah ekspektasi sekitar US$35,05 miliar. Namun, saham Broadcom kemudian berhasil memangkas sebagian besar penurunan tersebut.
  • Dalam kabar korporasi lainnya, Uber mengumumkan rencana memangkas sekitar 10% tenaga kerjanya sebagai bagian dari upaya merampingkan struktur organisasi dan menurunkan biaya.
  • Chevron juga mengumumkan investasi bernilai miliaran dolar yang ditujukan untuk menggandakan produksi minyaknya di Venezuela dalam lima tahun mendatang.
  • Brent akhirnya stabil di sekitar US$95,50 per barel, didukung pernyataan Trump yang lebih menenangkan serta keberhasilan militer AS mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz.

  • Sementara itu, emas melanjutkan rebound dan menembus US$4.420 per troy ounce, didukung pelemahan dolar AS serta penurunan yield Treasury.
  • Harga minyak mentah mengalami volatilitas cukup tinggi semalam. Harga awalnya melonjak setelah laporan serangan Iran terhadap Kuwait, sebelum kemudian menghapus sebagian besar kenaikannya.

 

 

Pasar Asia

 

  • Bursa saham Asia mengikuti momentum positif Wall Street dan mayoritas bergerak menguat pagi ini. Kospi Korea Selatan memimpin kenaikan sekitar 1,3%, didukung membaiknya sentimen terhadap sektor teknologi.
  • Nikkei 225 Jepang hanya mencatat kenaikan tipis di sekitar level penutupan sebelumnya karena penguatan yen membebani valuasi perusahaan eksportir utama. Bursa China juga menguat setelah PMI jasa swasta RatingDog secara mengejutkan melampaui perkiraan pasar, membantu mengimbangi data resmi yang lebih lemah.

 

Pergerakan Utama Pasar

 

  • Komentar Trump mengenai kemungkinan berakhirnya konflik dalam waktu dekat, ditambah sedikit penurunan yield obligasi, memberikan ruang bernapas bagi Wall Street. Indeks-indeks utama AS menghentikan penurunan selama tiga sesi berturut-turut kemarin, dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq seluruhnya ditutup menguat.
  • Berkurangnya tekanan dari pasar obligasi membuat modal kembali lebih leluasa mengalir menuju aset berisiko. Investor kini menghitung ulang seberapa jauh kekuatan ekonomi AS memungkinkan The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat tanpa mendorong ekonomi menuju resesi.

 

Ekonomi

 

  • Militer AS berhasil mengawal 40 kapal yang membawa 18 juta barel minyak melalui Selat Hormuz, membawa arus pengiriman semakin mendekati level sebelum perang dan mengurangi kekhawatiran mengenai blokade pasokan. Di pasar yang lebih luas, investor masih menghadapi dampak sell-off pasar obligasi yang sebelumnya mendorong yield obligasi AS ke level tertinggi dalam beberapa tahun.
  • Pernyataan John Williams dari Federal Reserve New York sedikit meredakan kekhawatiran. Ia menilai kenaikan yield lebih mencerminkan kekuatan ekonomi AS daripada gangguan sistemik di pasar keuangan. Pada saat yang sama, Bank of Japan (BOJ) kembali memberikan sinyal hawkish yang memperkuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada September.
3 September 2026, 13.13

Snowflake Naik 22%: AI Melesat, Tapi Margin Mulai Tertekan

3 September 2026, 09.08

Daily Summary: Wall Street Menguat Tipis Jelang Earnings Broadcom

3 September 2026, 09.02

Broadcom Jelang Earnings: Bisakah Rally Saham AI Berlanjut?

3 September 2026, 09.00

Harga Minyak Dekati US$95, Pasar Tunggu Keputusan OPEC+

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.