09.13 · 2 September 2026

Market Wrap: Wall Street Tertekan, Minyak Naik dan Risiko Fed Kembali Membesar

Meningkatnya ketegangan geopolitik kembali membebani sentimen pasar. Saham, obligasi pemerintah, dan logam mulia bergerak turun, sementara harga minyak menguat, meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi baru dan kemungkinan Federal Reserve bersikap lebih hawkish.

S&P 500 telah menghapus kenaikan yang dicetak selama Agustus, sementara futures indeks saham AS turun sekitar 0,1%–0,2% hari ini.

  • Investor hari ini akan mencermati estimasi awal inflasi CPI Agustus dari zona euro serta pembacaan final PMI dari sejumlah negara Eropa. Namun, perhatian utama tertuju pada ISM Manufacturing Index AS dan laporan JOLTS job openings, yang keduanya dijadwalkan rilis pukul 16:00 waktu Polandia.
  • Amerika Serikat dan Iran kembali bertukar serangan untuk pertama kalinya dalam sekitar satu bulan. Pasukan AS menyerang sejumlah target di sebuah pulau dekat Selat Hormuz, sementara Iran merespons dengan serangan terhadap Uni Emirat Arab dan Yordania.
  • Eskalasi di Timur Tengah mendorong harga minyak mentah AS menembus US$90 per barel kemarin dan hingga kini masih bertahan di atas level tersebut. Yield Treasury AS tenor 10 tahun juga naik ke level tertinggi sejak Januari 2025.
  • Kembalinya konflik mengurangi harapan terhadap stabilisasi lalu lintas di Selat Hormuz. Kenaikan harga energi membuat pasar uang kini memperhitungkan probabilitas sekitar 57% bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga paling cepat bulan ini.
  • Meskipun dolar AS menguat dan yield meningkat, cryptocurrency justru mengungguli indeks saham dan mencetak kenaikan moderat. Bitcoin berada dekat US$78.000. Sejauh ini, Bitcoin masih mempertahankan rebound sekitar 25%, dengan permintaan baru membantu menyerap aksi profit-taking.
  • Di Asia, perhatian tertuju pada China setelah PMI manufaktur naik menjadi 51,5 pada Agustus dari 50,9 sebelumnya, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi 51,0. Data tersebut menunjukkan aktivitas manufaktur terus membaik.
  • Nvidia akan menginvestasikan US$3,5 miliar di MediaTek, memperdalam kerja sama antara kedua perusahaan sekaligus memperluas ekosistem produsen chip yang mendukung dominasi Nvidia di infrastruktur data center.
  • Donald Trump mengatakan dalam pidatonya kemarin bahwa ia telah mengesampingkan penggunaan senjata nuklir di Iran, meskipun Amerika Serikat masih dapat melanjutkan serangan terhadap target tertentu. Berdasarkan survei Reuters/Ipsos, approval rating Trump berada di 33%, level terendah sepanjang karier politiknya.
  • Media Iran melaporkan bahwa sebuah tanker minyak milik Arab Saudi dihentikan ketika melintasi koridor selatan Selat Hormuz. Hingga kini, belum ada konfirmasi dari Arab Saudi.
  • Apple meminta pengadilan federal AS mempercepat proses discovery dalam kasus dugaan penyalahgunaan trade secrets oleh OpenAI. Menurut Apple, bukti baru ditemukan dari sebuah MacBook yang diserahkan OpenAI pada 21 Agustus sebagai bagian dari proses hukum. Apple menuduh salah satu tergugat telah melatih AI agent menggunakan informasi proprietary milik Apple serta mengakses skema sirkuit power converter ketika berada di OpenAI.

 

2 September 2026, 10.00

SLB Belanja US$4,1 Miliar Demi Masuk Infrastruktur AI

2 September 2026, 09.38

September Effect: Wall Street Bisa Patahkan Kutukan di 2026?

2 September 2026, 09.37

Airbnb Makin Besar, Tapi Apakah Ekspansinya Mulai Terlalu Jauh?

2 September 2026, 09.36

Emas Tertekan, Tapi Bank Sentral Justru Makin Agresif Membeli

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.