Kinerja Keuangan: Melampaui Ekspektasi Secara Signifikan
Meta mencatat hasil yang jauh di atas konsensus pasar, mengonfirmasi dominasinya di sektor teknologi, meskipun pasar bereaksi negatif terhadap “biaya” dari kesuksesan tersebut.
- EPS (laba per saham): $10,44 – melampaui ekspektasi sebesar $3,78. Perlu dicatat bahwa angka ini mencakup manfaat pajak yang signifikan, namun bahkan tanpa faktor tersebut, hasil tetap di atas ekspektasi.
- Pendapatan: $56,31 miliar (+33,1% YoY) – melampaui perkiraan sebesar $760 juta. Ini merupakan momentum pertumbuhan terkuat dalam beberapa tahun terakhir, hampir sepenuhnya didorong oleh bisnis iklan yang diuntungkan dari adopsi AI.
- Family Daily Active People (DAP): Rata-rata 3,56 miliar pengguna pada Maret (+4% YoY). Meski terjadi penurunan kecil secara kuartalan, perusahaan mengaitkannya dengan faktor eksternal seperti gangguan internet di Iran dan pembatasan WhatsApp di Rusia.
Efisiensi Iklan: AI Mulai Memberikan Dampak Nyata
Data operasional menunjukkan bahwa investasi pada model Meta Superintelligence Labs mulai meningkatkan margin:
- Ad Impressions: Jumlah tayangan iklan naik 19% YoY, menunjukkan pengguna mengonsumsi lebih banyak konten dan algoritma rekomendasi semakin efektif.
- Harga rata-rata per iklan: Naik 12% YoY. Ini sinyal penting—Meta tidak hanya menampilkan lebih banyak iklan, tetapi juga mampu menjualnya dengan harga lebih tinggi berkat penargetan AI yang lebih akurat.
Outlook dan CAPEX: Titik Sensitif bagi Pasar
Meskipun hasil Q1 sangat kuat, pasar lebih fokus pada proyeksi dan biaya, yang menyebabkan saham turun lebih dari 3% setelah penutupan, bahkan sempat melebar ke sekitar 5,5%.
- Panduan pendapatan Q2: $58–$61 miliar. Median ($59,5 miliar) hampir sama dengan konsensus ($59,57 miliar), memicu aksi ambil untung.
- Total biaya 2026: Dipertahankan di kisaran $162–$169 miliar.
- CAPEX 2026: Meningkat signifikan ke $125–$145 miliar. Investor khawatir belanja besar untuk infrastruktur AI akan mulai menekan free cash flow.
Dari Metaverse ke Superintelligence
Zuckerberg menggeser narasi perusahaan:
- Meta Superintelligence Labs: Nama baru untuk menarik perhatian investor, dengan tujuan membangun “superintelligence personal” bagi miliaran pengguna.
- Reality Labs: Kerugian operasional sebesar $4,03 miliar lebih rendah dari ekspektasi ($4,77 miliar), menunjukkan efisiensi mulai dilakukan dengan mengalihkan fokus ke AI.
Kesimpulan
Meta mencatat hasil yang diimpikan banyak perusahaan teknologi, namun reaksi saham mencerminkan fenomena “sell the news”. Pasar mendapat bukti bahwa AI bekerja (kenaikan harga iklan 12%), tetapi juga khawatir terhadap biaya besar yang harus ditanggung.
Adopsi AI Meta berkembang sangat cepat dibanding pesaing, dengan dampak nyata terhadap pendapatan. Meskipun proyek besar sebelumnya tidak selalu sukses, perusahaan memiliki kapasitas finansial untuk terus bereksperimen.
Dari sisi valuasi, Meta masih tergolong lebih murah dibanding banyak perusahaan teknologi lain, dengan Forward P/E sekitar 22 dan Forward P/S di bawah 7. Saham diperdagangkan sekitar $631, sekitar 20% di bawah puncak historisnya.

Microsoft Hancurkan Ekspektasi, AI Jadi Mesin Uang Baru 🚀
Microsoft Earnings: Ujian AI Dimulai, Bisakah Bangkit Lagi?
Era Powell Usai, Ketidakpastian Baru Muncul
Spotify Anjlok 10% Meski Earnings Q1 Kuat
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.