-
Regulator Tiongkok dikabarkan mempertimbangkan langkah baru untuk mengurangi spekulasi pasar, termasuk pelonggaran aturan short selling dan opsi perdagangan baru.
-
Indeks saham Tiongkok terkoreksi, turun 1,20–1,60%.
-
Goldman Sachs memperkirakan NFP Agustus hanya naik +60k, di bawah ekspektasi, dengan risiko downside akibat distorsi musiman.
-
Tingkat pengangguran diperkirakan naik ke 4,3%, sementara upah tumbuh +0,3% m/m karena efek kalender. Data ini bisa memperkuat peluang pemangkasan suku bunga Fed September.
-
Donald Trump menyatakan yakin perjanjian damai Rusia–Ukraina akan tercapai, mengklaim pembicaraan dengan Putin dan Zelensky sedang berlangsung.
-
Tesla mengumumkan layanan Robotaxi rideshare kini tersedia untuk publik, setelah sebelumnya hanya untuk investor dan influencer.
-
Konsumsi rumah tangga Australia melonjak 5,1% YoY di Juli, laju tercepat sejak akhir 2023. Data ini mengonfirmasi kekuatan konsumsi Q2 dan mengurangi peluang RBA rate cut pada 29–30 September.
-
Kepala negosiator perdagangan Jepang, Akazawa, mengatakan akan berkunjung ke AS usai menyelesaikan isu administratif. Ia akan melanjutkan upaya menyesuaikan tarif sesuai kesepakatan.
-
Morgan Stanley menegaskan bahwa putusan antitrust terbaru tidak melemahkan dominasi Google.
-
The crypto market is speculating that MicroStrategy (MSTR) could be included in the S&P 500 index this Friday. With a market capitalization of around $98bn and holdings of 636,505 BTC, the company meets all criteria.
Market Wrap: Rotasi AI Tekan Asia, NFP Jadi Fokus Wall Street
BREAKING: Persediaan Minyak AS Turun, Harga WTI Tetap Tertekan
Emas Rebound ke $4.100 Setelah Warsh Redakan Kekhawatiran
US Open: Wall Street Melemah Saat Data AS Tekan Sentimen
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.