Situasi Pasar Asia dan Futures
- Sesi perdagangan Asia bergerak dalam suasana yang cenderung melemah setelah rebound kuat pada perdagangan sebelumnya.
- Indeks KOSPI Korea Selatan mulai terkoreksi dari level tertinggi historis seiring munculnya keraguan terhadap keberlanjutan reli saham semikonduktor.
- Penurunan indeks di kawasan Asia dan Oceania relatif terbatas, masih di bawah 0,5%.
- Futures indeks AS juga bergerak sedikit melemah, dengan US500 turun kurang dari 0,2% sementara US100 terkoreksi sekitar 0,4%.
Geopolitik: AS, Iran, dan China
- Donald Trump dikabarkan tengah mempertimbangkan kembali opsi pengeboman terhadap Iran akibat minimnya progres dalam negosiasi nuklir.
- Namun keputusan besar kemungkinan belum akan diambil sebelum kunjungan Trump ke China.
- Beberapa pejabat AS meragukan bahwa negosiator Pakistan sepenuhnya menyampaikan posisi Trump kepada Iran.
- Selain itu, terdapat dugaan bahwa pihak Pakistan menawarkan syarat yang lebih menguntungkan bagi Iran, yang memicu dorongan di Washington untuk melakukan negosiasi langsung.
- Gedung Putih sendiri disebut masih terpecah terkait kemungkinan operasi militer lanjutan terhadap Iran.
Pasar Forex dan Bank of Japan
- Yuan China terus menguat. Onshore Yuan ditetapkan pada level terkuat terhadap dolar AS sejak Maret 2024.
- Scott Bessent melakukan kunjungan ke Jepang, di mana dua jam pertama pembicaraan dengan Menteri Keuangan Katayama fokus pada:
- Pelemahan Yen yang berlebihan
- Mineral kritis
- Artificial intelligence (AI)
- Sementara itu, USDJPY kembali naik ke area 157,5, menghapus sebagian besar dampak intervensi sebelumnya. Summary of Opinions dari pertemuan terakhir Bank of Japan menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga masih menjadi opsi terbuka, terutama karena Jepang masih memiliki salah satu real interest rate terendah di dunia.
Perubahan di The Fed
- Kevin Warsh diperkirakan akan diumumkan hari ini sebagai anggota baru Board of Governors Federal Reserve untuk masa jabatan 14 tahun.
- Besok, voting final terkait pencalonannya sebagai Chairman The Fed untuk masa jabatan empat tahun diperkirakan berlangsung.
- Jerome Powell sendiri dijadwalkan mundur dari posisi Chair pada Jumat mendatang.
Komoditas
- JP Morgan memperingatkan potensi harga minyak mencapai $150 per barel dan inflasi naik ke level 4%. Menurut bank tersebut:
- Pasokan minyak global turun hampir 14 juta barel per hari pada April
- Permintaan hanya turun sedikit di atas 4 juta barel per hari
- Menariknya, tingkat destruction demand ini hampir dua kali lebih besar dibanding krisis finansial 2008, meskipun harga minyak saat ini sekitar $100 dinilai tidak seburuk dampaknya terhadap ekonomi global seperti 18 tahun lalu.
- Harga minyak kembali naik tipis pada Selasa pagi, 12 Mei: Brent diperdagangkan mendekati $105 per barel. WTI mendekati $99 per barel
- Natural gas (NATGAS) juga melonjak tajam pada sesi sebelumnya setelah muncul proyeksi gelombang panas di AS yang diperkirakan meningkatkan permintaan energi.
- Harga emas mengalami koreksi kecil namun tetap bertahan di atas $4.700 per ons.
- Bitcoin juga turun tipis sekitar 0,7% tetapi masih bertahan di atas $81.000.
- EURUSD melemah selama sesi Asia dan menghapus seluruh rebound dari sesi pembukaan Senin, meski masih berada di atas level 1,1750.
Data Makroekonomi dan Berita Korporasi
- Indeks NAB Business Conditions Australia turun ke level 3 dari sebelumnya 6.
- Meski bukan indikator utama, data ini berpotensi mengindikasikan jeda kenaikan suku bunga Australia dalam beberapa bulan ke depan.
- The Information melaporkan bahwa OpenAI berpotensi menghemat hingga $97 miliar pada 2030 setelah kesepakatan terbaru dengan Microsoft untuk melonggarkan kemitraan mereka.
- Pendapatan gabungan dari distribusi solusi OpenAI diperkirakan dibatasi pada $38 miliar.
- Alphabet juga berencana menerbitkan obligasi berdenominasi yen untuk pertama kalinya dengan nilai miliaran dolar.
- Dana tersebut akan digunakan untuk proyek infrastruktur AI dengan nilai proyeksi mencapai $190 miliar.
Kalender Ekonomi
-
Hari ini pukul 14:30 CET, data inflasi CPI AS akan dirilis.
Ekspektasi pasar berada di:
3,7% YoY
0,6% MoM
Daily Summary: Wall Street Bertahan di Tengah Risiko Iran
China, Saudi Aramco dan Minyak - Apa Selanjutnya?
Apakah OpenAI akan membantu perusahaan mengimplementasikan AI?
US Open: Reli AI Lawan Tekanan Geopolitik
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.