22.20 · 5 November 2026

Nasdaq 100 Anjlok 4,5%! Investor Mulai Kabur dari Saham AI?

Kontrak US100 yang mengikuti pergerakan indeks Nasdaq 100 AS anjlok lebih dari 4,5% hari ini, ketika investor dilanda kepanikan dan bergegas menjual saham-saham teknologi.

Sejumlah faktor dapat menjelaskan aksi jual yang sedang berlangsung. Faktor pertama adalah kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu AS, yang menimbulkan keraguan besar terhadap laju investasi pembangunan data center AI di sejumlah negara bagian AS. Perkembangan tersebut dapat berdampak langsung pada portofolio pesanan (order book) puluhan perusahaan yang sebelumnya mengandalkan pembangunan data center berskala besar untuk menghasilkan pendapatan miliaran dolar. Dalam beberapa kasus, proyek infrastruktur tersebut bahkan menjadi fondasi utama model bisnis perusahaan.

  • Faktor lainnya adalah inflasi dan yield obligasi yang masih tinggi, disertai ketidakpastian situasi di Timur Tengah. Menurut IFX, Rusia dilaporkan telah menyarankan warganya untuk menghindari perjalanan ke Iran, yang berpotensi mengindikasikan bahwa Amerika Serikat sedang mempersiapkan peningkatan operasi militer meskipun negosiasi dengan Teheran masih berlangsung. Namun, indikasi tersebut belum menjadi konfirmasi adanya rencana operasi militer baru.
  • Sulit menentukan satu penyebab utama aksi jual ini, selain perubahan drastis posisi investasi dan ketidakpastian terhadap arah tren kecerdasan buatan (AI). Pasar mulai khawatir bahwa tren yang selama ini menguntungkan raksasa infrastruktur seperti Nvidia (NVDA) dan pemasok semikonduktor lainnya dapat berbalik arah. Aksi jual saham Qualcomm terbesar sejak 2020 setelah laporan keuangannya semakin memperkuat pandangan bahwa sektor semikonduktor berada di pusat tekanan pasar saat ini.
  • Kekhawatiran lainnya berasal dari prospek perusahaan neocloud, yaitu penyedia layanan yang berfokus pada penyewaan kapasitas komputasi. Investor mulai melakukan lindung nilai (hedging) terhadap potensi masalah pada perusahaan dengan model bisnis serupa. Hingga baru-baru ini, banyak perusahaan tersebut sangat bergantung pada pembiayaan utang yang agresif untuk mendukung ekspansi. Kekhawatiran tersebut juga tercermin di pasar kredit.
  • Data makroekonomi AS yang dirilis hari ini sebenarnya tidak cukup menjelaskan aksi jual sebesar ini. Klaim awal tunjangan pengangguran (initial jobless claims) menurun, produktivitas meningkat pada kuartal sebelumnya, dan biaya tenaga kerja turun. Pergerakan pasar hari ini tampaknya lebih banyak didorong oleh penggunaan leverage yang berlebihan dan perubahan strategi alokasi investasi oleh investor besar, yang semakin diperburuk kondisi menantang di pasar kredit.
  • Investor juga masih mempertanyakan bagaimana model AI berbiaya tinggi seperti Claude dan ChatGPT dapat bersaing dengan alternatif open-source serta model AI China yang semakin populer dan lebih murah. Dalam kondisi tersebut, prospek penawaran saham perdana (IPO) Anthropic menjadi semakin tidak pasti, kecuali pandangan investor berubah dalam waktu dekat.

Perlu diperhatikan bahwa keputusan final mengenai pembangunan data center di AS belum ditetapkan. Penurunan pasar saat ini tampaknya lebih banyak dipicu oleh ketidakpastian daripada data fundamental yang secara jelas menunjukkan bahwa tren pertumbuhan AI telah berbalik arah.

Grafik US100: Nasdaq 100 Turun ke Level Terendah Sejak Juli 2026

Kontrak Nasdaq 100 (US100) turun menuju level terendah sejak 30 Juli 2026. Kontrak futures S&P 500 juga mengalami penurunan, meskipun jauh lebih kecil dibandingkan Nasdaq yang memiliki eksposur lebih besar terhadap saham teknologi. Bahkan penurunan harga minyak yang cukup signifikan belakangan ini belum mampu memberikan dukungan bagi indeks saham AS.

Sumber: xStation5

 

6 November 2026, 11.10

Wall Street Getar, Emas Kehilangan Momentum

6 November 2026, 01.52

Daily Summary: Wall Street Berdarah! Nasdaq Anjlok 5%, Saham AI Rontok 20%

5 November 2026, 21.59

US Open: Nasdaq Anjlok 2%, Saham AI Mulai Ditinggalkan?

5 November 2026, 21.50

Harga Minyak Brent Anjlok, Harapan Damai AS-Iran Menguat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.