Laporan pasar tenaga kerja AS bulan Juni terbukti menjadi kekecewaan besar bagi pasar. Jumlah pekerjaan baru non-pertanian atau Non-Farm Payrolls (NFP) hanya meningkat sebesar 57 ribu, jauh di bawah perkiraan pasar yang mengantisipasi hasil sekitar 110-113 ribu. Kejutan besar juga datang dari revisi data sebelumnya dan penurunan di sektor leisure, meskipun Piala Dunia FIFA sedang berlangsung. Pada Juni saja, berdasarkan data tersebut, lapangan kerja di sektor leisure turun sebesar 61 ribu. Revisi dua bulan mencapai -67 ribu, sehingga total penurunan selama tiga bulan terakhir mencapai -128 ribu.
Tabel perubahan tenaga kerja di masing-masing sektor
Penurunan di sektor leisure selama tiga bulan terakhir terlihat sangat kuat dan menjadi yang terbesar di antara semua sektor. Sumber: Bloomberg Finance LP
Data yang sangat lemah ini langsung menekan nilai tukar dolar AS (USD). Kondisi tersebut tentu menguntungkan emas, yang kembali menguji area 4.100 USD per ons. Pasar secara jelas menurunkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga, sejalan dengan sikap Kevin Warsh yang lebih tenang dalam diskusi panel kemarin di Sintra. Saat ini, pasar tidak lagi memperhitungkan kenaikan suku bunga penuh pada Oktober, melainkan baru pada Desember.
Premi Risiko Perang Hilang, Harga Minyak Kembali Tertekan
Emas Rebound ke $4.100 Setelah Warsh Redakan Kekhawatiran
Daily Summary: AI Tertekan, Micron Jadi Sorotan, Emas dan Minyak Melemah
Super El Niño 2026: Saham & Komoditas yang Diuntungkan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.