Baca selengkapnya
17.33 · 5 Mei 2026

Palantir Kuat, Tapi Saham Turun karena Kekhawatiran Segmen

Palantir merilis hasil keuangannya setelah penutupan sesi hari Senin. Angkanya—cukup kuat untuk mengungguli sebagian besar perusahaan—pada akhirnya hanya sedikit di bawah ekspektasi pasar.

Salah satu metrik efisiensi utama untuk perusahaan SaaS yang sering disoroti manajemen Palantir adalah “Rule of 40.” Secara sederhana, metrik ini berarti bahwa jumlah dari tingkat pertumbuhan pendapatan tahunan dan margin EBITDA perusahaan seharusnya berada di sekitar 40%.

Untuk Palantir, angka ini berada di sekitar 58%, meninggalkan hampir seluruh sektor teknologi di belakang dan bahkan sedikit melampaui Nvidia.

Kinerja Keuangan:

  • Pendapatan: meningkat menjadi $1,63 miliar dibandingkan ekspektasi sekitar $1,55 miliar, naik 19% secara kuartalan dan 85% secara tahunan
  • Adjusted EPS: naik menjadi $0,33 dibandingkan ekspektasi sekitar $0,28, naik 17% secara kuartalan dan lebih dari 250% secara tahunan
  • Adjusted Free Cash Flow: meningkat menjadi $924 juta

Panduan (Guidance):

  • Pendapatan: $1,79–$1,80 miliar
  • Laba operasional disesuaikan: $1,063–$1,067 miliar

Untuk setahun penuh, perusahaan menaikkan proyeksinya:

  • Pendapatan: $7,65–$7,66 miliar
  • Pendapatan komersial AS: di atas $3,22 miliar
  • Laba operasional disesuaikan: $4,4–$4,45 miliar
  • Free Cash Flow: $4,2–$4,4 miliar

Meskipun hasil kuat, saham justru turun sekitar 3%. Pertanyaannya: apa yang tidak sesuai dengan ekspektasi pasar?

Fokus utama investor tertuju pada pendapatan dari segmen komersial AS.

Penjualan di segmen ini tumbuh 133% secara tahunan, namun hanya mencapai di bawah $600 juta ($595 juta), yang dianggap sebagai kekecewaan moderat oleh pasar. Kekhawatiran terhadap segmen komersial menjadi sangat penting mengingat meningkatnya tekanan kompetitif dan penetrasi pasar oleh pesaing.

PLTR.US (D1)

 

Sumber: xStation5

 

5 Mei 2026, 00.02

Palantir Jelang Earnings, Risiko dan Peluang Besar

30 April 2026, 04.03

Meta Kalahkan Ekspektasi, Tapi CapEx AI Tekan Saham

30 April 2026, 03.59

Microsoft Hancurkan Ekspektasi, AI Jadi Mesin Uang Baru 🚀

29 April 2026, 20.39

Microsoft Earnings: Ujian AI Dimulai, Bisakah Bangkit Lagi?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.