Baca selengkapnya
18.21 · 3 April 2026

Pasar Tenaga Kerja Tak Lagi Jadi Kekhawatiran❓

Penutupan pasar saham menjelang libur panjang memberi kesempatan bagi investor untuk bernapas sejenak dan menjauh dari perubahan sentimen yang cepat, yang saat ini terguncang oleh perkembangan terbaru dalam konflik Iran. Kontrak berjangka indeks AS mengalami koreksi ringan setelah sesi kemarin yang sangat volatil, yang - meskipun dipicu kepanikan akibat pidato Donald Trump - berakhir dengan kenaikan tipis.

Secara paradoks, meskipun pasar saham sedang dalam mode “libur”, volatilitas tidak akan berkurang. Pada pukul 19:30, laporan paling penting dari pasar tenaga kerja AS, yaitu Non-Farm Payrolls (NFP), akan dirilis. Data ini akan menjadi penentu utama bagi sentimen yang dibawa anggota Federal Reserve ke dalam pertemuan suku bunga akhir bulan.

Sumber: XTB Research

Apa yang Bisa Diharapkan dari Data NFP Hari Ini?

  • Payrolls: Menurut konsensus Bloomberg, jumlah pekerjaan di AS diperkirakan meningkat sebesar 65 ribu pada bulan Maret, menandai pemulihan dari penurunan 92 ribu pada bulan sebelumnya. Di sektor swasta saja, lapangan kerja diperkirakan naik 70 ribu, hampir menutup penurunan 86 ribu pada Februari.

  • Tingkat Pengangguran: Diperkirakan tetap stabil di 4,4% setelah sebelumnya naik secara mengejutkan dari 4,3%.

  • Upah Rata-rata Per Jam: Pertumbuhan diperkirakan melambat sedikit dari 0,3% menjadi 0,2% (bulan ke bulan) dan dari 3,8% menjadi 3,7% (tahun ke tahun).

Kejutan Terbaik Adalah Tidak Ada Kejutan

Meskipun data terbaru termasuk yang terburuk sejak krisis Global Financial Crisis, hal ini tidak memicu kepanikan karena dianggap sebagai kejadian sementara. Koreksi terutama terjadi pada sektor yang sebelumnya mengalami pertumbuhan besar seperti kesehatan, pendidikan, dan konstruksi, sementara secara keseluruhan banyak kategori tetap menunjukkan hasil positif. Pemogokan massal di sektor kesehatan juga menekan angka tersebut. Selain itu, tingkat pengangguran tetap rendah secara historis di 4,4%, didukung oleh klaim pengangguran yang stabil dan indikator ketenagakerjaan ISM yang solid meskipun tekanan harga meningkat.

Stabilitas Tenaga Kerja Menyoroti Risiko Inflasi

Data hari ini menjadi sangat penting dalam konteks perang di Iran dan meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi jangka panjang yang didorong oleh harga energi. Setelah pidato agresif Donald Trump, harapan akan de-eskalasi cepat semakin memudar. Risiko kerusakan besar pada infrastruktur energi di Teluk Persia dan ketidakpastian di Strait of Hormuz kembali meningkat.

Stabilitas pasar tenaga kerja kemungkinan akan membuat Federal Reserve semakin fokus pada inflasi. Meskipun CPI AS hampir pasti akan melonjak dalam waktu dekat, pertanyaan utamanya adalah apakah ini hanya kejutan sementara atau tekanan berkelanjutan yang akan merambat ke harga pangan dan jasa.

Data ISM terbaru sebagian besar menunjukkan tekanan harga naik yang kuat. Sumber: XTB Research

Beberapa anggota FOMC telah mengisyaratkan kewaspadaan yang meningkat:

  • Alberto Musalem (St. Louis Fed): Melihat potensi baik untuk penurunan maupun kenaikan suku bunga, menunjukkan kebijakan saat ini cukup seimbang.

  • Lorie Logan (Dallas Fed): Menilai perusahaan minyak AS tidak akan mengorbankan margin, dan risiko Iran bisa memaksa The Fed untuk kembali mempertimbangkan kenaikan suku bunga.

  • Michelle Bowman (Gubernur): Tetap dovish, masih melihat peluang tiga kali pemangkasan suku bunga hingga akhir 2026, meskipun pandangannya sangat bergantung pada kondisi pasar tenaga kerja. Jika data NFP sejalan dengan laporan ADP yang kuat baru-baru ini, kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja dapat mereda, dan fokus utama pasar kemungkinan akan sepenuhnya beralih ke inflasi dalam pertemuan FOMC bulan April.

3 April 2026, 17.02

Kelesuan Bitcoin menekan saham Kripto

3 April 2026, 13.48

Kalender Ekonomi: Data NFP Tertutup oleh Libur Paskah

3 April 2026, 13.05

Market Wrap: Pasar global sepi, fokus ke data NFP AS

3 April 2026, 02.05

Daily Summary: Harapan Perdamaian dan Saham Luar Angkasa Jadi Sorotan

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.