Baca selengkapnya
12.59 · 4 Mei 2026

PayPal Pisahkan Venmo, Strategi atau Sinyal Spin-Off?

PayPal Pisahkan Venmo Jadi Unit Mandiri: Langkah Strategis atau Persiapan Dijual?

PayPal Holdings (PYPL) mengumumkan restrukturisasi besar pada 29 April 2026 di bawah kepemimpinan CEO baru Enrique Lores. Langkah paling signifikan adalah memisahkan Venmo menjadi unit bisnis mandiri untuk pertama kalinya.

Ilustrasi: XTB Research Indonesia

Tiga Divisi Baru: Venmo Berdiri Sendiri untuk Pertama Kali

PayPal akan memiliki tiga bisnis terpisah: Checkout Solutions & PayPal, Consumer Financial Services & Venmo, serta Payment Services & Crypto. Restrukturisasi ini membuat Venmo lebih mudah dipantau kinerjanya secara independen, atau dijual kepada pihak lain jika diperlukan. PayPal juga sedang mencari eksekutif perbankan digital untuk memimpin segmen Venmo yang baru ini. Langkah ini juga terjadi di tengah ketertarikan dari calon pembeli potensial seperti Stripe, yang melihat Venmo sebagai aset paling berharga dan paling bisa diakuisisi dari PayPal.

Venmo membukukan pertumbuhan pendapatan sekitar 20% menjadi $1,7 miliar di tahun 2025, dengan total akun aktif melampaui 100 juta. PayPal secara keseluruhan mencatat pendapatan $33,17 miliar di 2025, tumbuh 4,32% dari tahun sebelumnya, sementara laba naik 26,19%. Dengan memisahkan Venmo, investor kini akan memiliki visibilitas langsung terhadap unit yang selama ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan terkuat perusahaan. Langkah ini juga membuka peluang valuasi tersendiri bagi Venmo yang selama ini "tersembunyi" di dalam konsolidasi laporan keuangan PayPal.

 

Valuasi PYPL: Masih Undervalued Meski Saham Naik

Menurut GuruFocus, GF Value PYPL dihitung di $81,75, mengindikasikan saham saat ini undervalued sekitar 37,5% dibandingkan harga pasar $51,12. P/E TTM perusahaan berada di 9,45x, jauh di bawah median 5 tahun sebesar 19,32x. Dari 30 analis yang meliput saham ini, rata-rata merekomendasikan "Hold" dengan target harga 12 bulan di $61,48, atau potensi kenaikan sekitar 20,7% dari harga saat ini. Restrukturisasi ini berpotensi menjadi katalis re-rating valuasi jika investor mulai mengapresiasi transparansi kinerja masing-masing segmen secara terpisah.

 

Potensi Akuisisi dan Risiko ke Depan

Venmo dipandang sebagai aset PayPal yang paling berharga dan paling berpeluang untuk diakuisisi, dengan Stripe disebut sebagai salah satu calon pembeli potensial. Pemisahan ini akan memudahkan pemantauan kinerja Venmo secara mandiri, sekaligus membuka jalan bagi kemungkinan penjualan unit tersebut. Di sisi lain, restrukturisasi ini terjadi bersamaan dengan keluarnya dua eksekutif senior dari perusahaan, yang perlu dipantau dampaknya terhadap kesinambungan strategi. Dengan market cap sekitar $45,65 miliar dan Venmo yang semakin matang, pertanyaan utama ke depan adalah apakah PayPal akan memaksimalkan nilai Venmo dari dalam, atau melepasnya ke pasar dengan valuasi premium.


 
4 Mei 2026, 13.31

Berkshire Cetak Rekor Kas, Ujian Besar CEO Baru

1 Mei 2026, 21.40

US Open: Wall Street Naik Tajam di Tengah Harapan Damai

1 Mei 2026, 11.00

Informasi Layanan XTB

1 Mei 2026, 03.44

Apple Lampaui Ekspektasi, Tapi Reaksi Pasar Datar

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.