17.45 · 7 Agustus 2026

Saham Mid Cap Jelang Earnings, Masih Menarik?

Musim laporan keuangan Q2 2026 sudah mendekati akhir, tetapi masih ada sejumlah perusahaan menarik yang baru akan melaporkan hasil. Banyak di antaranya merupakan saham mid cap dengan outlook yang masih cukup tidak pasti, baik dari sisi positif maupun negatif. Memahami karakter masing-masing perusahaan dapat membantu investor membaca earnings dengan lebih baik dan menilai risiko sebelum laporan dirilis.

Cardinal Health

Sektor healthcare mengalami periode yang kuat dari sisi valuasi. Namun, hal tersebut juga membuat ekspektasi pertumbuhan terhadap perusahaan di sektor ini menjadi semakin tinggi.

 
  • Cardinal Health pada dasarnya telah menetapkan standar yang tinggi melalui guidance EPS setahun penuh sebesar US$10,7 hingga US$10,8.
  • Namun, Cardinal Health merupakan contoh perusahaan di mana profitabilitas saja tidak cukup karena skala pertumbuhan juga sangat penting.
  • Pada kuartal sebelumnya, saham turun setelah earnings meskipun EPS kuat karena pendapatan mengecewakan.
  • Salah satu penyebabnya adalah performa buruk segmen Global Medical, dengan laba turun lebih dari 30%.
  • Hasil keseluruhan perusahaan sangat bergantung pada kinerja segmen specialty pharmaceuticals.
  • Kondisi di segmen tersebut saat ini sangat kuat, seperti yang juga terlihat dalam laporan analis terhadap McKesson, tetapi hal itu belum tentu cukup untuk mendorong seluruh saham.
  • Hasil yang baik sudah banyak tercermin dalam harga. EPS US$10,8 merupakan titik awal, bukan target akhir.
  • Pasar mengharapkan pertumbuhan pendapatan, ekspansi margin di segmen pertumbuhan, dan kemampuan mempertahankan margin pada segmen yang sedang melemah.
  • Selain itu, guidance yang optimistis untuk tahun berikutnya akan dibutuhkan agar hasil earnings mendapat respons yang benar-benar positif.
7 Agustus 2026, 15.07

US OPEN: NFP Anjlok, Nasdaq Justru Berbalik Naik

7 Agustus 2026, 09.37

Laba S&P 500 Cetak Rekor, Tapi Ada Cerita di Balik Angkanya

7 Agustus 2026, 09.24

NFP Fokus Utama Pasar, Dolar AS dan Nasdaq Siap Bergerak Tajam

7 Agustus 2026, 07.21

Dunia Kekurangan Tembaga, Siapa Diuntungkan?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.