Baca selengkapnya
15.51 · 25 Maret 2026

Saham sektor energi menanjak meskipun harga minyak melemah ⚔️

Harga minyak turun hampir 4% sejak kemarin sebagai respons terhadap sinyal baru kemungkinan deeskalasi di Timur Tengah. Pergerakan ini terjadi menjelang akhir sesi perdagangan kemarin, dan hari ini minyak bertahan di level yang relatif stabil tanpa perubahan besar. Pada saat penulisan, OIL turun 0,30% ke 95 USD per barel, dan OIL.WTI ke 88 USD per barel.

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran sedang berlangsung, dan Teheran memberi sinyal bahwa kapal “non-hostile” dapat diizinkan melintasi Selat Hormuz dengan koordinasi bersama otoritas Iran. Perkembangan ini meredakan kekhawatiran akan gangguan penuh dan berkepanjangan.

Penurunan harga minyak mencerminkan pelepasan sebagian premi risiko geopolitik, bukan normalisasi penuh kondisi pasar fisik. Meskipun berita mengenai proposal AS kepada Iran dan pembicaraan gencatan senjata telah meningkatkan sentimen, pejabat Iran masih membantah adanya negosiasi langsung, dan aktivitas militer di kawasan tetap intens.

Reuters juga melaporkan bahwa gangguan di kawasan tersebut sudah mulai berdampak pada ketegangan energi yang lebih luas, dengan Shell memperingatkan bahwa Eropa dapat menghadapi kekurangan energi secepat bulan depan. Sementara itu, Goldman Sachs menunjukkan bahwa harga minyak saat ini lebih dipengaruhi oleh perubahan probabilitas skenario risiko ekstrem dibandingkan skenario dasar.

 

Meskipun harga minyak telah turun tajam dibandingkan minggu lalu, namun saham perusahaan penambangan minyak AS masih mencatatkan tren penguatan yang kuat. Beberapa perusahaan bahkan terus mencetak rekor tertinggi baru seperti Exxon Mobil dan Chevron. Sumber: xSation5

8 Mei 2026, 13.02

Market wrap: Wall Street Tetap Naik Meski AS-Iran Saling Serang

8 Mei 2026, 00.46

Wall Street Berbalik Turun Saat Risiko Iran Memanas

7 Mei 2026, 23.21

Iran resmikan kontrol atas Selat Hormuz?⚓

7 Mei 2026, 15.35

SLV ETF Dekati Breakout, Tapi Risiko Fakeout Masih Tinggi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.