Saham Snap Inc. (SNAP.US) anjlok sekitar 21% akibat laporan keuangan kuartalan yang lemah dan masalah teknis pada platform iklannya, yang memperlambat pertumbuhan pendapatan dari sektor periklanan. Dalam laporannya, Snap menyebutkan bahwa pendapatan hanya tumbuh 8,7% secara tahunan — jauh lebih lemah dibanding kuartal sebelumnya yang mencatat pertumbuhan dua digit. Masalah teknis menyebabkan iklan ditampilkan dengan harga lebih rendah, sehingga mengurangi efektivitas platform secara signifikan dan membuat pengiklan enggan berinvestasi. Akibatnya, sebagian pelanggan mulai mengalihkan anggaran iklan mereka ke layanan pesaing seperti Meta dan Reddit yang menawarkan return on investment pemasaran yang lebih baik.
Secara strategis, Snap juga menghadapi tekanan kompetitif yang meningkat, terutama terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) oleh pemain lain di pasar media sosial. Penurunan harga saham ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kemampuan Snap untuk mempertahankan momentum pertumbuhan setelah beberapa kuartal hasil yang solid. Snap saat ini menghadapi tantangan baik dari sisi teknologi maupun pasar, yang berpotensi membatasi profitabilitas jangka pendek. Perusahaan telah beberapa kali mencatat kerugian dan memberi sinyal kemungkinan belum mencapai profitabilitas yang berkelanjutan — hal ini makin memperkuat ketidakpastian investor.
Hasil Kinerja Q2 Snap:
- Total pendapatan: $1,35 miliar (+9% YoY), sesuai ekspektasi.
- Pendapatan iklan: $1,17 miliar (+4% YoY).
- Pendapatan lain (terutama dari Snapchat Plus): $171 juta (+64% YoY).
- EPS: -$0,16 (lebih rendah dari ekspektasi -$0,15).
- Adjusted EBITDA: $41 juta (turun dari $55 juta tahun lalu; estimasi: $53 juta).
- Rugi bersih: $263 juta (lebih besar dari $249 juta tahun lalu).
- Monthly Active Users: 932 juta (+7% YoY).
- Daily Active Users: 469 juta (+9% YoY).
- Arus kas operasional: $88 juta (vs. -$21 juta tahun lalu).
- Free cash flow: $24 juta (vs. -$73 juta tahun lalu).

Sumber: xStation
Bitcoin di level tertinggi sejak Februari, Saham kripto pulih dengan kuat🚀💡
US OPEN: US Futures Melonjak, Minyak Anjlok Usai Hormuz Dibuka
Oil Turun Tajam, Hormuz Dibuka Saat Gencatan
Oil Anjlok 11%, Hormuz Dibuka Kembali
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.