20.30 · 23 Juli 2026

Texas Instruments Turun Meski Laba Kuat

Texas Instruments membukukan hasil yang jelas lebih baik dari ekspektasi dan memberikan proyeksi kuat untuk kuartal berikutnya. Namun, investor tidak memberikan respons yang terlalu positif. Saham produsen semikonduktor tersebut turun sekitar 5% saat pasar dibuka.

Jika bukan laju dan skala pertumbuhannya, apa yang menekan valuasi saham?

Angka Utama

  • Pendapatan kuartal II 2026 mencapai $5,46 miliar, meningkat 23% secara tahunan.
  • EPS tercatat sebesar $2,14, hampir 9% di atas konsensus sebelumnya.
  • Margin kotor meningkat menjadi 61,4%, sementara margin operasional mencapai 42,3%.
  • Laba operasional naik 48% secara tahunan, hampir dua kali lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pendapatan.
  • Kinerja tersebut menunjukkan peningkatan operating leverage seiring utilisasi pabrik yang semakin tinggi dan pulihnya permintaan terhadap sirkuit terpadu analog.
  • Pemulihan terjadi di sebagian besar pasar akhir utama:
  • Penjualan kepada pelanggan industri meningkat sekitar 30% secara tahunan.
  • Pendapatan segmen data center meningkat dua kali lipat.
  • Segmen otomotif tumbuh di kisaran belasan persen rendah.
  • Hasil tersebut mengonfirmasi bahwa perbaikan bisnis tidak hanya terbatas pada ledakan investasi kecerdasan buatan.

Prospek

  • Sinyal positif lainnya berasal dari panduan kuartal III. Manajemen Texas Instruments memperkirakan pendapatan sekitar $6 miliar dan laba per saham sebesar $2,50.
  • Angka tersebut masing-masing sekitar 5% dan 12% lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar sebelumnya.

Apa yang Menjadi Masalah?

Texas Instruments memasuki laporan keuangan setelah harga sahamnya meningkat hampir 70% sejak awal tahun.

Dengan valuasi setinggi itu, investor tidak hanya mengharapkan hasil yang melampaui estimasi, tetapi juga perbaikan arus kas bebas yang cepat.

Namun, menguatnya permintaan justru dapat mendorong perusahaan mempertahankan belanja tinggi untuk pembangunan pabrik fabrikasi atau fab baru.

Arus kas bebas yang dilaporkan selama 12 bulan terakhir mencapai sekitar $6,53 miliar. Namun, angka tersebut mencakup manfaat sekitar $1,61 miliar yang berkaitan dengan CHIPS Act.

Tanpa manfaat tersebut, arus kas bebas turun menjadi sekitar $4,92 miliar, atau “hanya” setara 25,3% dari pendapatan.

Hasil terbaru memperkuat argumen bahwa pasar semikonduktor analog sedang mengalami pemulihan secara luas. Namun, pasar belum bersedia membayar valuasi setinggi itu untuk perusahaan yang pertumbuhan kasnya masih dinilai belum cukup kuat.

Texas Instruments tetap memiliki kinerja operasional yang solid. Namun, setelah rally harga saham sepanjang tahun ini, pasar membutuhkan bukti tambahan bahwa perbaikan hasil keuangan juga akan menghasilkan pertumbuhan arus kas yang berkelanjutan.

22 Juli 2026, 23.00

ServiceNow Hadapi Ujian Besar AI

22 Juli 2026, 00.17

Saham SaaS Anjlok, Valuasi Kini Dinilai Terlalu Murah

17 Juli 2026, 23.00

Micron: Apakah Siklus AI Mulai Kehilangan Momentum?

17 Juli 2026, 20.46

US OPEN: US100 Turun, Saham Teknologi Kembali Tertekan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.