Pidato kemarin oleh Donald Trump terkait konflik dengan Iran tidak meredakan kekhawatiran pasar, bahkan justru memperburuk sentimen.
Wall Street mencatatkan kerugian signifikan di seluruh indeks utama. Russell 2000 memimpin penurunan, dengan kontrak berjangka turun lebih dari 2%. S&P 500 dan Dow menunjukkan ketahanan yang lebih baik, dengan kontrak berjangka memangkas penurunan menjadi sekitar 1,4%.
Data makroekonomi:
-
Data dari pasar tenaga kerja AS telah dirilis:
-
Laporan Challenger menunjukkan bahwa jumlah PHK di AS diperkirakan meningkat menjadi 60,62 ribu.
-
Klaim pengangguran awal tercatat di bawah ekspektasi, yaitu sebesar 202 ribu.
-
-
BEA juga merilis data perdagangan luar negeri. Impor meningkat menjadi USD 372 miliar dan ekspor mencapai USD 66,31 miliar, menghasilkan neraca perdagangan (total) sebesar USD 57,3 miliar dibandingkan ekspektasi defisit USD 60,5 miliar.
Volatilitas di Wall Street Saat Ini. Sumber: xStation5
Berita perusahaan:
-
Exxon (XOM.US): Produsen dan penyuling minyak mengalami kenaikan seiring ekspektasi harga minyak yang lebih tinggi. Saham ini naik 2%.
-
Saham Tesla (TSLA) turun 4% setelah perusahaan melaporkan angka pengiriman kendaraan yang meleset dari ekspektasi pasar selama dua kuartal berturut-turut
Market Wrap: Trump ingin kembalikan Iran ke "Zaman Batu", indeks saham AS turun tajam
Setelah perang Iran: Skenario & Dampak pasar global
Apa lagi yang mungkin terlewat dari Teluk Persia❓
Apa Selanjutnya untuk Iran?