- Futures S&P 500 turun sekitar 0,1%, sementara Nasdaq 100 melemah sekitar 0,4%.
- Rally saham semikonduktor mulai kehilangan momentum setelah penguatan sebelumnya.
- Investor menanti laporan Alphabet, Tesla, Intel, dan IBM untuk menilai dampak belanja AI.
- Futures S&P 500 turun sekitar 0,1%, sementara Nasdaq 100 melemah sekitar 0,4%.
- Rally saham semikonduktor mulai kehilangan momentum setelah penguatan sebelumnya.
- Investor menanti laporan Alphabet, Tesla, Intel, dan IBM untuk menilai dampak belanja AI.
Futures indeks saham AS bergerak lebih rendah setelah pembukaan pasar pada Rabu. Rebound saham semikonduktor sebelumnya mulai kehilangan momentum, sementara harga minyak telah mencapai level tertinggi dalam sekitar enam pekan.
Investor terutama menantikan laporan kinerja Alphabet, Tesla, Intel, dan IBM, yang dapat menentukan arah sektor teknologi secara luas setelah sesi perdagangan AS.
Pasar akan mencermati apakah belanja AI dalam jumlah rekor sudah mulai menghasilkan pertumbuhan cloud yang lebih cepat, margin yang lebih kuat, dan peningkatan permintaan terhadap infrastruktur.
- Futures S&P 500 turun sekitar 0,1%, sementara futures Nasdaq 100 melemah sekitar 0,4%.
- Nvidia turun sedikit di bawah 1% dan mencatatkan kinerja yang lebih lemah dibandingkan beberapa saham Magnificent Seven lainnya.
- Micron turun sekitar 3%, dan Marvell kehilangan 2,5%. Sementara itu, Super Micro Computer naik sekitar 1% setelah menaikkan proyeksi margin kotor dan melaporkan rekor backlog.
- Kenaikan harga minyak turut memberikan tekanan terhadap indeks di tengah ketegangan geopolitik terkait perang antara Israel dan Iran.
- Alphabet masih berada sekitar 13% di bawah rekor tertingginya pada Mei. Kondisi ini membuat hasil Google Cloud dan komentar manajemen mengenai belanja AI menjadi sangat penting bagi sentimen pasar.
- Investor memperkirakan laporan Alphabet dan Intel akan menunjukkan bagaimana peningkatan belanja kecerdasan buatan mengubah lanskap persaingan di sektor teknologi.
- Laporan Tesla diharapkan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemampuan bisnis otomotifnya dalam membiayai pengembangan Robotaxi, Optimus, dan infrastruktur AI.
Berita Perusahaan
-
Saham Microsoft, Alphabet, Amazon, Meta, Apple, dan Tesla diperdagangkan sedikit lebih tinggi dalam perdagangan premarket. Sementara itu, Nvidia masih berada dekat level penutupan sesi sebelumnya.
-
AT&T menguat sekitar 5% setelah hasil kuartal II melampaui ekspektasi analis, didukung penambahan pelanggan nirkabel yang lebih kuat dan laba yang lebih baik dari perkiraan.
-
Verizon turun lebih dari 2% setelah pendapatan kuartal II berada di bawah konsensus pasar.
-
Saham Crocs dan Coinbase berada di bawah tekanan setelah Raymond James menurunkan rating kedua perusahaan karena meningkatnya persaingan.
-
DocuSign menguat sekitar 0,4% setelah JMP Securities menaikkan rating saham menjadi Buy.
-
Saham energi terbarukan menguat setelah Senat AS menyetujui insentif pajak baru yang mendukung pengembangan sektor tersebut.
-
Meskipun terdapat upaya untuk menghentikan penurunan, saham semikonduktor masih mencatatkan kinerja yang lebih lemah dibandingkan perusahaan lain dalam Nasdaq 100.
-
Sektor industri menunjukkan kinerja yang jauh lebih baik, sementara saham Cisco naik lebih dari 1%.

Sumber: XTB Research
ServiceNow Hadapi Ujian Besar AI
Siklus Laba Chip Mulai Mencapai Puncak?
Alphabet dan Tesla Hadapi Ujian AI
Saham Pertahanan Hadapi Ujian Margin
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.