Pasar saham AS mengalami penurunan tajam sejak awal sesi, dengan sentimen terhadap perusahaan-perusahaan dalam ekosistem AI memburuk secara signifikan. SK Hynix yang tercatat di bursa Korea Selatan anjlok lebih dari 12% setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi baru, sekaligus menyeret indeks KOSPI turun hingga 10%.
Kekhawatiran mengenai valuasi yang terlalu tinggi di sektor AI semakin menguat. Hal ini tercermin dari pelemahan S&P 500 (-1,3%) dan Nasdaq Composite (-1,4%). Di antara saham dengan penurunan terbesar hari ini terdapat Micron (-11,9%), SanDisk (-11,5%), Marvell (-8,6%), AMD (-7%), dan Intel (-6,7%).
Perhatian investor kini tertuju pada laporan keuangan Micron yang akan dirilis setelah penutupan pasar besok.
Pasar memperkirakan pendapatan sekitar USD 35 miliar, dibandingkan USD 9,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu, atau tumbuh lebih dari tiga kali lipat.
Laba per saham (EPS) diperkirakan melampaui USD 20, dibandingkan USD 1,9 setahun sebelumnya.
Jika Micron menunjukkan sedikit saja pelemahan pada panduan bisnis atau margin keuntungan, yang saat ini diperkirakan mencapai 81%, koreksi hari ini berpotensi berkembang menjadi penurunan yang lebih dalam.
Gambar 1: Dashboard Nasdaq 100 (23.06.2026)
Sumber: XTB Research, 23.06.2026
Aksi jual hari ini juga tidak menyisakan Nvidia, yang selama ini menjadi barometer utama revolusi AI. Saham Nvidia turun sekitar 2,7%, sementara Philadelphia Semiconductor Index (SOX) mencatat salah satu sesi terburuknya pada kuartal ini. Investor terlihat mulai merealisasikan keuntungan setelah berbulan-bulan menikmati reli yang didorong euforia AI. Ekspektasi terhadap kecepatan monetisasi investasi AI mulai direvisi. Pelemahan sentimen ini juga tercermin pada indeks volatilitas VIX atau "fear index", yang naik lebih dari 11% hari ini.
Gambar 2: Saham Terbaik dan Terburuk Nasdaq 100 (23.06.2026)
Sumber: Bloomberg, 23.06.2026
Sesi perdagangan hari ini memperlihatkan rotasi modal yang cukup klasik. Dana yang keluar dari saham pertumbuhan berpremium tinggi mengalir menuju sektor-sektor defensif yang lebih stabil. Hal ini terlihat dari kinerja Dow Jones Industrial Average yang relatif lebih kuat (+0,0%) dibandingkan Nasdaq yang sarat saham teknologi.
Figure 3: Nasdaq 100 Sector Heatmap (23.06.2026)
Sumber: XTB Research, 23.06.2026
Berita Perusahaan
- AMC Entertainment (AMC.US): Saham AMC turun lebih dari 23% setelah perusahaan mencapai kesepakatan dengan investor institusional terkait penerbitan hampir 100 juta saham baru. Melalui aksi korporasi ini, AMC berencana menghimpun dana sekitar USD 200 juta. Penerbitan saham baru tersebut memicu kekhawatiran dilusi kepemilikan pemegang saham lama.
- IBM (IBM.US): Saham IBM naik sekitar 4,3% didorong dua sentimen positif sekaligus, yaitu peningkatan rekomendasi menjadi overweight dari JPMorgan dan masuknya IBM ke dalam program OpenAI Daybreak Cyber Partner.
Krisis Monetisasi AI Mulai Menghantui Raksasa Teknologi
Koreksi AI Mengguncang Pasar
Nasdaq Tertekan, AI Hadapi Ujian Besar dari Fed dan Micron
IBM dan OpenAI Tunjukkan Fase Baru Monetisasi AI
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.