15.57 · 4 Agustus 2026

US Open: S&P 500 Cetak Rekor, Chip Mulai Rebound

S&P 500 berhasil memulihkan seluruh penurunannya pada Juli dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa yang baru.

Nasdaq 100 juga melanjutkan rebound dan kini hanya berjarak sekitar 4,6% dari rekor tertingginya.

Penguatan tersebut didorong oleh dua faktor utama:

  • penurunan harga minyak setelah muncul laporan bahwa kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran mengenai pembukaan Selat Hormuz dapat tercapai hari ini atau besok;
  • kenaikan saham Palantir setelah perusahaan melaporkan hasil kuartal II yang sangat kuat.

Kedua indeks juga memperoleh dukungan dari membaiknya sentimen di pasar global.

Gambar 1: Saham Terkuat dan Terlemah di Nasdaq 100, 4 Agustus 2026

Sumber: XTB Research, 04.08.2026

Palantir berada di posisi teratas dengan kenaikan lebih dari 20% dibandingkan level pembukaan Senin. Hasil yang dipublikasikan perusahaan jauh melampaui ekspektasi. Pendapatan meningkat menjadi US$1,94 miliar, atau naik 94% secara tahunan. EPS mencapai US$0,41, meningkat 256% dibandingkan kuartal II 2025.

Gambar 2: Dashboard Palantir

Sumber: XTB Research, 04.08.2026

Investor memang memperhatikan kenaikan stock-based compensation dan keuntungan dari investasi di SpaceX. Seperti yang terjadi pada Alphabet, faktor tersebut sedikit mengaburkan gambaran imbal hasil yang dihasilkan dari bisnis inti perusahaan. Namun, momentum pertumbuhan Palantir tetap sangat mengesankan. Untuk kuartal III, perusahaan memperkirakan pendapatan mencapai US$2,16 miliar.

Gambar 3: Saham Terkuat dan Terlemah di Nasdaq 100, 4 Agustus 2026

Sumber: XTB Research, 04.08.2026

Perusahaan semikonduktor, yang saat ini menyumbang sekitar seperempat dari seluruh indeks Nasdaq 100, juga mulai memulihkan penurunan pada Agustus. Marvell naik 12%. Intel naik sekitar 7%.

Dukungan berasal dari laporan kuartalan terbaru para hyperscaler yang menunjukkan bahwa belanja modal belum melambat. Dalam kasus Alphabet, CapEx diperkirakan mencapai US$200 miliar pada 2026.

Berkurangnya kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter The Fed yang agresif juga memberikan dukungan. Namun, seluruh perusahaan tersebut masih berada jauh di bawah level tertinggi pertengahan Juli.

Gambar 4: Heatmap Nasdaq 100, 4 Agustus 2026

Sumber: XTB Research, 04.08.2026

Penurunan harga minyak mentah dan gas juga tidak dapat diabaikan.

Harga Brent kini berada di bawah US$80 per barel, lebih dari 20% lebih rendah dibandingkan kurang dari dua pekan lalu.

Penurunan yang sedikit lebih kecil terlihat pada LNG.

Harga TTF saat ini berada di bawah €56 per MWh, turun 11% dari level tertinggi lokal pada 24 Juli.

Penurunan harga komoditas energi terutama dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

Dalam wawancara dengan CNBC, Bessent menyatakan bahwa kesepakatan mengenai pembukaan Selat Hormuz dapat tercapai hari ini atau besok:

“Ada kemungkinan kami dapat mencapai kesepakatan untuk membuka selat dan mengambil langkah menuju normalisasi situasi yang lebih luas dalam konflik ini, paling cepat hari ini atau besok.”

“Ini bukan hanya soal energi. Ini juga berkaitan dengan pupuk, produk olahan, dan berbagai gas industri.”

“Seiring turunnya harga, kita dapat melihat peningkatan permintaan yang signifikan karena konsumen memperoleh keringanan harga.”

 

Palantir bukan satu-satunya perusahaan yang telah merilis laporan keuangan.

Pasar juga menerima laporan kuartal II dari Pfizer.

Struktur pendapatan Pfizer mulai berubah, dengan kontribusi produk non-COVID terus meningkat.

Perkembangan tersebut seharusnya menjadi sinyal positif bagi investor.

Perusahaan berharap akuisisi Metsera dapat membantunya membangun posisi di segmen GLP-1 atau obat obesitas.

Pasar selanjutnya menantikan laporan SpaceX dan AMD.

Keduanya akan dirilis setelah pasar saham Amerika Serikat ditutup.

Bagi SpaceX, laporan tersebut akan menjadi ujian besar pertama sejak perusahaan debut di bursa AS pada Juni.

4 Agustus 2026, 19.04

Daily Summary: Nasdaq Naik 3%, AMD Hadapi Ujian Besar

4 Agustus 2026, 15.01

Brent Jebol US$80, Harapan Damai Menguat

4 Agustus 2026, 14.19

Palantir Naik 15%, tapi Valuasinya Ekstrem

3 Agustus 2026, 07.30

Market Wrap: Iran Reda, Minyak Turun, Nasdaq Menguat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.