- Indeks utama Wall Street dibuka melemah menjelang keputusan The Fed dan earnings Microsoft serta Meta.
- Nasdaq 100 turun 1,4%, sementara S&P 500, Dow Jones, dan Russell 2000 juga berada di zona negatif.
- Valuasi indeks semikonduktor SOX mendekati area support historis berdasarkan forward P/E.
- Caterpillar, Procter & Gamble, dan Humana melemah setelah outlook mengecewakan.
- Indeks utama Wall Street dibuka melemah menjelang keputusan The Fed dan earnings Microsoft serta Meta.
- Nasdaq 100 turun 1,4%, sementara S&P 500, Dow Jones, dan Russell 2000 juga berada di zona negatif.
- Valuasi indeks semikonduktor SOX mendekati area support historis berdasarkan forward P/E.
- Caterpillar, Procter & Gamble, dan Humana melemah setelah outlook mengecewakan.
Pasar saham Amerika Serikat bersiap menghadapi salah satu sesi terpenting pada musim panas ini. Indeks utama dibuka dengan penurunan yang cukup jelas, sementara perhatian investor Wall Street tertuju pada dua katalis besar yang dapat memicu volatilitas.
Pertama, pada pukul 20.00 waktu Polandia atau 14.00 ET, Federal Reserve akan mengumumkan keputusan suku bunga. Pengumuman tersebut akan dilanjutkan dengan konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh yang sangat dinantikan pasar.
Kedua, segera setelah sesi perdagangan reguler ditutup, pasar akan menerima laporan keuangan dari dua raksasa teknologi, Microsoft dan Meta Platforms. Hasil kedua perusahaan tersebut dapat menentukan arah jangka pendek dan menengah bagi seluruh sektor kecerdasan buatan.
Kondisi Pasar dan Pergerakan Indeks Utama
Terlihat pembagian yang cukup jelas di pasar antara sektor teknologi yang mencoba pulih dan sektor industri tradisional yang melemah.
Hari ini, tekanan terlihat cukup besar pada kelompok saham old economy, yang tercermin dari penurunan tajam Dow Jones Industrial Average.
Namun, Nasdaq 100 juga mencatatkan pelemahan signifikan, sementara S&P 500 mengalami salah satu tekanan terbesar di antara indeks utama.
Futures S&P 500 atau US500 turun sekitar 0,8%.
Indeks pasar luas tersebut sempat mencoba stabil, tetapi setelah satu jam pertama perdagangan, tekanan jual kembali meningkat.
US500 turun ke level terendah sejak akhir Juni.
Pasar opsi memperkirakan volatilitas setelah keputusan The Fed berada di sekitar 0,8% untuk indeks S&P 500.
Menurut analis JPMorgan, pasar memperkirakan peluang sekitar 28% terhadap skenario dovish hold.
Skenario tersebut akan menjadi kondisi terbaik bagi investor bullish dan berpotensi mendorong indeks naik sekitar 0,5% hingga 1%.
Namun, pasar juga masih memperkirakan peluang lebih dari sepertiga bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dengan nada hawkish.
Indeks teknologi Nasdaq 100 atau US100 turun sekitar 1,4% setelah sempat rebound pada awal sesi.
Pasar juga menghadapi penurunan besar pada indeks KOSPI Korea Selatan setelah SK Hynix mengumumkan belanja modal yang sangat besar.
Investor saat ini mulai mengambil posisi menjelang laporan keuangan Microsoft dan Meta pada malam hari.
Teradyne sempat menjadi saham dengan kenaikan terbesar pada pembukaan.
Saat ini, saham tersebut berada di posisi keempat, tetapi masih mencatatkan kenaikan lebih dari 260% sejak awal tahun.

Indeks blue-chip Dow Jones atau US30 menjadi salah satu kelompok terlemah hari ini.
Indeks sempat turun sekitar 0,6% pada pembukaan, sebelum pelemahannya melebar menjadi sekitar 1,4%.
Tekanan datang dari outlook yang mengecewakan dan pembukaan lemah pada sejumlah saham industri serta konsumen, termasuk Caterpillar dan Procter & Gamble.
Chevron mencatatkan kenaikan kuat seiring rebound harga minyak.
Coca-Cola berada di posisi kedua setelah laporan keuangan yang dirilis kemarin.

Indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 atau US2000 turun sekitar 1,25%.
Informasi Utama Perusahaan
- Procter & Gamble (PG.US) – Saham Procter & Gamble (PG.US) turun sekitar 2,6% setelah perusahaan menyampaikan outlook yang sangat konservatif untuk tahun fiskal berjalan. Manajemen menyoroti tekanan terhadap konsumen yang mendorong pengurangan belanja.
- Humana (HUM.US) – Saham Humana (HUM.US) melemah sekitar 7%. Meskipun perusahaan membukukan laba di atas ekspektasi, investor kecewa karena manajemen mempertahankan outlook setahun penuh tanpa menaikkannya. Dalam kondisi musim laporan keuangan saat ini, keputusan tersebut dinilai belum cukup kuat.
- Caterpillar (CAT.US) – Saham Caterpillar (CAT.US) turun sekitar 4,8% setelah analis Baird menurunkan rekomendasi menjadi Neutral. Alasannya adalah meningkatnya intervensi pemerintah negara bagian terhadap proyek pusat data, yang selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan perusahaan.
- Teradyne (TER.US) – Saham Teradyne (TER.US) menjadi salah satu pemimpin penguatan. Saham sempat melonjak lebih dari 10% pada pembukaan sebelum kenaikannya menyusut menjadi sekitar 5%. Pergerakan tersebut didukung oleh laporan keuangan yang solid dan outlook kuat untuk beberapa kuartal mendatang.
- Microsoft (MSFT.US) dan Meta (META.US) bergerak sangat dekat dengan level penutupan kemarin. Kedua saham masih relatif stabil beberapa jam sebelum laporan keuangan dirilis.
The Fed Diam, Pasar Justru Makin Gelisah?
Masalah Saham Chip Bukan Labanya, tapi Ekspektasinya
Eropa Mulai Tinggalkan Palantir?
Nasdaq Jatuh, Tekanannya Tidak Merata
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.