21.16 · 1 Juli 2026

US Open: Wall Street Melemah Saat Data AS Tekan Sentimen

Indeks utama Amerika Serikat membuka sesi di bawah level penutupan sebelumnya, setelah rilis data makroekonomi terbaru sedikit menekan sentimen investor dan membebani mood pasar jangka pendek.

Investor terutama merespons serangkaian data manufaktur yang lebih lemah serta tanda-tanda pendinginan bertahap di pasar tenaga kerja. Kondisi ini meningkatkan ketidakpastian mengenai laju pertumbuhan ekonomi dalam beberapa bulan ke depan.

Indeks ISM Manufacturing dan rilis final PMI untuk sektor manufaktur AS berada di bawah ekspektasi. Data tersebut menunjukkan perlambatan yang jelas dalam aktivitas industri dan momentum pesanan baru yang lebih lemah.

Pada saat yang sama, laporan ADP menunjukkan bahwa lapangan kerja sektor swasta bertambah 98 ribu pada Juni, juga di bawah perkiraan pasar. Data ini mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja masih relatif tangguh, tetapi secara bertahap mulai kehilangan momentum.

Di saat yang sama, Kevin Warsh, dalam penampilan global pertamanya, mempertahankan nada yang sangat berhati-hati dan kembali menolak memberikan arahan terkait keputusan suku bunga Federal Reserve pada Juli.

Ia menegaskan bahwa bank sentral tidak akan memberikan sinyal mengenai langkah kebijakan di masa depan. Hal ini menandai kelanjutan pergeseran dari pendekatan forward guidance menuju fokus yang lebih besar pada data terbaru, terutama indikator inflasi dan pasar tenaga kerja.

Warsh juga menekankan bahwa pemulihan stabilitas harga tetap menjadi prioritas utama. Sementara itu, penurunan volatilitas dan yield obligasi belakangan ini mengindikasikan lingkungan makroekonomi yang lebih stabil.

Komentarnya juga menyentuh transformasi teknologi. Warsh menyebut Amerika Serikat dapat menjadi salah satu penerima manfaat utama dari perkembangan artificial intelligence, yang berpotensi mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Ia juga mengumumkan pembentukan satuan tugas khusus untuk mendefinisikan kembali cara Federal Reserve beroperasi dan berkomunikasi. Langkah ini mencerminkan perdebatan yang lebih luas mengenai kebijakan moneter di tengah ketidakpastian yang masih tinggi.

Sumber: XTB Research

Futures saham AS masih berada dalam fase konsolidasi dan bergerak dalam rentang sempit dekat level tidak berubah. Belum ada katalis arah yang jelas, sementara data AS terbaru masih menunjukkan perlambatan moderat pada momentum ekonomi. Kombinasi data manufaktur yang lebih lemah dan tanda-tanda pendinginan pasar tenaga kerja meningkatkan kehati-hatian investor serta membatasi minat terhadap aset berisiko. Pada saat yang sama, pasar masih berada dalam mode wait-and-see, menyeimbangkan aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya dengan belum adanya pemicu yang cukup kuat untuk mendorong aksi jual lebih dalam atau kenaikan yang lebih tegas.

Berita Perusahaan

Sumber: XTB Research

Meta (META.US) naik tajam setelah muncul laporan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan peluncuran platform cloud miliknya sendiri untuk mengomersialkan kelebihan kapasitas komputasi yang digunakan dalam pengembangan artificial intelligence. Menurut laporan media, Meta sedang mengevaluasi kemungkinan menawarkan akses kepada klien terhadap model AI dan infrastruktur komputasinya. Langkah ini dapat menempatkan Meta dalam persaingan dengan penyedia cloud besar seperti Amazon, Microsoft, dan Google. Strategi tersebut akan membantu Meta memonetisasi investasi multi-miliar dolar di data center dengan lebih baik, sekaligus mengurangi ketergantungannya pada pendapatan iklan. Investor merespons positif karena inisiatif ini dinilai berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang baru di salah satu segmen teknologi dengan pertumbuhan tercepat.

Sony (SONY.US) mengumumkan bahwa mulai Januari 2028, seluruh game PlayStation baru akan dirilis secara eksklusif dalam format digital. Langkah ini menandai berakhirnya produksi disc fisik untuk judul game baru. Game yang dirilis sebelum tanggal tersebut masih akan tersedia dalam media fisik. Perusahaan menyebut meningkatnya popularitas distribusi digital dan perubahan preferensi gamer sebagai alasan utama di balik keputusan tersebut.

Nike (NKE.US) mengecewakan investor melalui rilis earnings terbarunya, sehingga saham turun ke level terendah dalam lebih dari satu dekade. Pasar bereaksi negatif terutama terhadap guidance yang lemah dan tantangan permintaan yang masih berlanjut, khususnya di China. Meski demikian, analis masih menilai perusahaan dapat secara bertahap kembali ke jalur pertumbuhan berkat perubahan strategis di bawah kepemimpinan baru dan pembaruan lini produk. Namun, proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

ServiceNow (NOW.US) menguat setelah analis Guggenheim menaikkan rating saham tersebut. Mereka menilai penurunan saham belakangan ini membuat valuasinya kembali lebih menarik. Posisi kuat ServiceNow di pasar enterprise software serta pertumbuhan solusi berbasis AI dinilai masih dapat mendukung pertumbuhan laba perusahaan ke depan.

 

 

1 Juli 2026, 22.36

Micron dan GM Perkuat Kemitraan Memori Otomotif

1 Juli 2026, 21.51

BREAKING: Persediaan Minyak AS Turun, Harga WTI Tetap Tertekan

1 Juli 2026, 21.22

Emas Rebound ke $4.100 Setelah Warsh Redakan Kekhawatiran

1 Juli 2026, 21.06

Data ISM AS Melemah, Dolar Kembali Tertekan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.