20.58 · 18 Juni 2026

US Open: Wall Street Rebound di Tengah Ketidakpastian The Fed

Wall Street menunjukkan pemulihan hati-hati setelah aksi jual yang terjadi usai keputusan FOMC pada perdagangan sebelumnya. S&P 500 naik 1,4%, Nasdaq menguat 2,25%, Dow Jones Industrial Average (DJIA) bertambah 1,1%, Russell 2000 naik 1,7%.

Investor saat ini menghadapi lingkungan makro yang kompleks setelah tercapainya kesepakatan damai bersejarah antara Amerika Serikat dan Iran, penurunan harga bensin, serta IPO besar SpaceX yang menarik arus dana ritel dalam jumlah besar.

Namun, kekhawatiran masih tinggi di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh. Keputusan Warsh untuk mengurangi penggunaan explicit forward guidance meningkatkan ketidakpastian kebijakan moneter dan membuat pasar semakin bergantung pada data ekonomi yang dirilis secara real-time.

Klaim Pengangguran Turun ke 226 Ribu

Jumlah klaim pengangguran awal di Amerika Serikat turun 4.000 menjadi 226 ribu pada pekan yang berakhir 13 Juni. Angka tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar dan memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS masih relatif stabil. Meski demikian, terdapat perkembangan yang sedikit kurang positif. Jumlah penerima tunjangan pengangguran berkelanjutan (continuing claims) naik 24 ribu menjadi 1,81 juta. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses mendapatkan pekerjaan baru membutuhkan waktu lebih lama dibanding sebelumnya, terutama di tengah ketidakpastian kebijakan dan situasi geopolitik. Namun secara keseluruhan, angka tersebut masih berada dalam kisaran yang mencerminkan pasar tenaga kerja yang sehat.

 

Sumber: XTB Research

 

Berita Perusahaan

  • SpaceX Saham SpaceX memperpanjang penurunan kemarin dan turun sekitar 7,3% ke area US$178.

  • AAPL.US (+0.6%): CEO yang akan segera lengser, Tim Cook, memperingatkan bahwa kenaikan harga perangkat keras hampir tidak dapat dihindari. Menurut Cook, lonjakan biaya chip memori telah mencapai tingkat yang tidak berkelanjutan. Harga RAM dilaporkan telah meningkat dua kali lipat sejak akhir 2025 akibat tingginya permintaan AI dan gangguan pasokan helium selama konflik di Timur Tengah. Analis memperkirakan harga smartphone global dapat naik hingga 20%, yang berpotensi menambah sekitar US$150 pada harga iPhone 18 mendatang.

  • ACN.US (-16.7%): Saham Accenture anjlok setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal ketiga fiskal 2026 yang sedikit di bawah ekspektasi pasar. Pendapatan tercatat sebesar US$18,7 miliar dibandingkan estimasi US$18,78 miliar. Selain itu, perusahaan mempersempit proyeksi pertumbuhan organik tahunan menjadi 3-4%. Perlambatan pertumbuhan tersebut memicu aksi jual di sektor konsultasi teknologi yang tengah menghadapi kekhawatiran terkait transformasi industri akibat AI.

  • PFE.US (-2.3%): Pfizer mengumumkan bahwa Chief Financial Officer Dave Denton akan meninggalkan perusahaan pada 15 Agustus untuk mengejar peluang karier di sektor barang konsumsi. Sebagai pengganti sementara, Cecile Guegan akan menjabat Interim CFO mulai 16 Agustus sambil perusahaan mencari kandidat permanen.

  • Rockstar Games dan GTA 6: Rockstar Games mengumumkan bahwa pre-order Grand Theft Auto VI akan dibuka pada 25 Juni menjelang peluncuran resmi pada 19 November. Meski versi PC belum dikonfirmasi, perhatian pasar kini tertuju pada strategi harga. Muncul spekulasi bahwa Take-Two Interactive dapat menetapkan harga edisi standar GTA 6 di level US$80 atau lebih

18 Juni 2026, 20.12

Accenture Anjlok Meski Laba Lampaui Ekspektasi

18 Juni 2026, 20.03

Saham China Tertekan, Investor Beralih ke Tema AI

18 Juni 2026, 16.05

Pasokan HBM Nvidia Makin Kuat Seiring Terobosan Terbaru SK Hynix

18 Juni 2026, 13.18

Market Wrap: Fed Pertahankan Suku Bunga, Wall Street Rebound

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.