21.22 · 10 Juli 2026

US OPEN: Wall Street Stabil, Meta Dorong Rotasi Saham AI

Wall Street memasuki akhir pekan dengan cukup tenang, dengan volatilitas terlihat menurun setelah serangkaian sesi yang bergejolak pada awal pekan ini.

Indeks utama gagal membangun momentum yang jelas ke arah mana pun, dengan Nasdaq dan Dow Jones bergerak datar, sementara S&P 500 naik moderat 0,15%. Meskipun risk premium Timur Tengah dan ujian AI trade, dalam bentuk penawaran SK Hynix di AS, masih menjadi perhatian, investor memilih mengambil langkah mundur dan melakukan rotasi modal secara lebih hati-hati.

Ruang semikonduktor mengalami leg koreksi berikutnya, dengan Micron turun 2,3%, TSMC melemah 1,4%, dan Broadcom kehilangan 0,8%. Tekanan ini sebagian besar dipicu oleh lonjakan Meta sebesar 6% setelah perusahaan masuk ke bisnis custom chip. Meski sektor chip secara umum tertekan, Nvidia masih memimpin daftar penguatan di indeks DJIA dengan kenaikan 2%, diikuti Nike yang naik 1,7% dan Salesforce yang menguat 1,3%. Di sisi lain, sektor defensif menjadi pemberat pasar, dengan raksasa kesehatan seperti UnitedHealth turun 1%, sementara perusahaan farmasi besar seperti Merck dan Eli Lilly diperdagangkan di zona merah, masing-masing turun 0,6% dan 2,4%.

Meta: Pemain Besar Semikonduktor Berikutnya?

Meta mendorong perubahan penting dalam AI race dengan beralih dari sekadar ekspansi infrastruktur mentah menuju integrasi vertikal dan efisiensi operasional. Dengan meluncurkan produksi custom AI chip pada September, bekerja sama dengan Broadcom dan TSMC, serta mengeksplorasi opsi untuk memonetisasi kapasitas komputasi yang belum terpakai, perusahaan berupaya mengoptimalkan biaya data center yang sangat besar dan mengurangi ketergantungan jangka panjang pada vendor hardware eksternal seperti Nvidia. Pendekatan full-ecosystem ini, dipadukan dengan pengembangan cepat model proprietary seperti Muse Spark 1.1, memungkinkan Meta mengelola tekanan margin dengan lebih baik dan mengubah investasi infrastruktur besar menjadi nilai bisnis yang nyata dan scalable.

Sumber: XTB Research, data from Bloomberg Finance LP

 

Berita Perusahaan

  • Delta Air Lines: Saham turun 2,3% meskipun perusahaan melampaui estimasi top-line dan bottom-line untuk kuartal kedua. CEO Ed Bastian menyatakan bahwa ia memperkirakan pricing power dari lonjakan harga bahan bakar jet akan bertahan, meskipun harga minyak mentah sedang turun.

  • Netflix: Saham streaming turun tipis 2,7% setelah muncul laporan bahwa perusahaan telah membahas penambahan live TV channels dan bundling layanan. The Wall Street Journal melaporkan bahwa diskusi eksploratif tersebut berlangsung ketika engagement pelanggan menunjukkan tanda-tanda penurunan.

  • Meta: Saham naik 6%, memperpanjang rally mingguan yang kuat menjadi sekitar 12%. Sentimen didorong oleh laporan mengenai produksi AI chip yang akan dimulai pada September, serta debut Muse Spark 1.1 pada Kamis, yaitu model AI coding yang telah ditingkatkan.

  • OpenAI: Startup tersebut merilis rangkaian model baru, yang menurut CEO Sam Altman 54% lebih efisien secara token untuk agentic coding. Beberapa jam kemudian, Chief Product and Business Officer Fidji Simo mengumumkan pengunduran dirinya karena alasan kesehatan.

  • Twilio & Shopify: Kedua saham naik 2% setelah Stifel menaikkan rating saham mereka menjadi buy. Analis menyoroti posisi kuat Twilio untuk memanfaatkan siklus AI dan mencatat kemampuan Shopify untuk merebut pangsa pasar tambahan di e-commerce.

  • Saham Chip & Memory: Saham Intel, dan Marvell turun antara 1% hingga 2% menjelang debut SK Hynix di Nasdaq. Sebaliknya, Micron rally 4,5% pada sesi sebelumnya setelah mengumumkan investasi bernilai miliaran dolar ke rantai pasok AS.

  • MicroStrategy & Coinbase: Saham yang terekspos kripto naik sekitar 5% selama sesi. Momentum positif muncul saat harga Bitcoin menembus ambang $64.000, menandai level valuasi tertingginya sejak pertengahan Juni.

 

10 Juli 2026, 20.21

Meta Siapkan Chip AI Sendiri, Nvidia Mulai Diuji

10 Juli 2026, 17.47

Investasi AI $3 Triliun Mulai Diuji Pasar

9 Juli 2026, 22.49

Seagate Jadi Penerima Manfaat Tersembunyi AI

9 Juli 2026, 20.46

US Open: Wall Street Rebound, Saham Chip dan AI Menguat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.