Baca selengkapnya
14.13 · 16 April 2026

US500 Tembus 7.000, Earnings & Iran Jadi Pendorong

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • US500 Cetak Rekor Baru: Indeks menembus 7.000 dan menguji 7.050, didorong harapan de-eskalasi konflik Iran dan potensi pembukaan Selat Hormuz.

  • Earnings Bank Solid: Bank besar Wall Street seperti Goldman Sachs dan Citigroup melampaui ekspektasi, didukung pemulihan investment banking dan aktivitas M&A.

  • Momentum Sektor Teknologi Kuat: Laba TSMC melonjak 58% y/y, mengangkat sentimen AI jelang laporan Netflix dengan ekspektasi pertumbuhan pelanggan dan monetisasi.

US500 menembus level 7.000 poin pada hari Selasa dan kemudian mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa dalam sesi Rabu, seiring antisipasi dimulainya negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat. US500 saat ini menguji area 7.050, mencatat sesi kenaikan kuat keempat berturut-turut. Pendorong utama tentu saja adalah harapan akan berakhirnya konflik di Iran. Iran sendiri mengindikasikan bahwa jika hasil pembicaraan positif, mereka dapat mengizinkan penggunaan perairan Oman untuk membuka Selat Hormuz, dengan jaminan bahwa kapal tidak akan diserang.

Namun demikian, dari perspektif Wall Street secara keseluruhan, hasil keuangan perusahaan juga menjadi faktor kunci. Sektor perbankan mencatat awal yang solid pada musim earnings Q1 2026, terutama didorong oleh rebound kuat di investment banking dan aktivitas merger dan akuisisi. Goldman Sachs memberikan kejutan positif dengan kenaikan 48% dalam biaya investment banking serta pendapatan rekor dari trading ekuitas, meskipun pada saat yang sama mengecewakan di segmen FICC. Citigroup mencatat pendapatan terbaik dalam satu dekade, dengan peningkatan laba sebesar 42% berkat transformasi operasional yang efektif. JPMorgan Chase dan Bank of America juga melampaui ekspektasi laba, didukung oleh pendapatan bunga yang stabil, meskipun dalam kasus JPMorgan, investor mengkhawatirkan proyeksi belanja yang lebih tinggi dari perkiraan untuk sisa tahun ini. Wells Fargo mencatat kinerja paling lemah di antara grup; meskipun melampaui ekspektasi EPS, perusahaan mengecewakan pasar dengan pendapatan yang lebih rendah serta panduan net interest income (NII) yang hati-hati, mencerminkan dampak beragam dari suku bunga tinggi terhadap model bisnis masing-masing bank.

Ekspektasi terhadap hasil Netflix hari ini cukup tinggi, dengan pasar menunggu konfirmasi efektivitas strategi monetisasi baru serta kebijakan pembatasan berbagi password. Analis memperkirakan pendapatan sekitar $12,17 miliar (naik 15,4% secara tahunan) serta penambahan lebih dari 4,5 juta pelanggan baru, yang sebagian besar didorong oleh pertumbuhan segmen iklan yang berkembang pesat dan kini menyumbang porsi signifikan dari pendaftaran baru. Investor juga akan sangat memperhatikan data margin operasional, yang diperkirakan mencapai rekor 32%, serta komentar manajemen terkait rencana kenaikan harga dan pengembangan layanan live streaming.

Di sisi lain, raksasa Taiwan TSMC telah merilis hasil rekor untuk kuartal pertama 2026, yang menjadi pendorong kuat bagi sektor teknologi secara keseluruhan. Perusahaan mencatat lonjakan laba bersih sebesar 58% secara tahunan menjadi $18,1 miliar dari pendapatan sebesar $36 miliar, didukung oleh permintaan yang kuat terhadap semikonduktor AI canggih. Margin kotor yang tetap tinggi di level 66,2% menegaskan posisi dominan TSMC sebagai komponen kunci dalam rantai pasok global AI. Dengan pertumbuhan penjualan sebesar 40% secara tahunan, perusahaan ini menjadi salah satu penerima manfaat utama dari revolusi teknologi saat ini. Meskipun TSMC bukan bagian dari indeks S&P 500, perusahaan ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia, diperdagangkan melalui ADR di NYSE, dan memiliki pengaruh besar terhadap sentimen saham teknologi global.

 

Sumber: XStation

TSM bergerak dalam tren naik yang solid dan saat ini mendekati area all-time high (ATH). Struktur harga tetap kuat dengan pergerakan yang konsisten membentuk higher high dan higher low. Selama harga mampu bertahan di atas area support terdekat, momentum bullish masih terjaga. Namun, karena sudah dekat dengan ATH, potensi konsolidasi atau pullback jangka pendek tetap perlu diwaspadai sebelum melanjutkan kenaikan lebih lanjut.

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

16 April 2026, 15.53

TSMC Cetak Rekor, Permintaan AI Dorong Pertumbuhan

16 April 2026, 13.52

Economic Calendar: Data Global & Klaim Pengangguran AS

16 April 2026, 13.38

Market Wrap: US500 Cetak Rekor Kembali

16 April 2026, 12.52

Ford Tertekan: Kerugian EV & Ancaman China

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.