Baca selengkapnya
22.34 · 24 Maret 2026

Wall Street dibuka dengan lesu

-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis

Sentimen pasar saham AS tetap rapuh, karena investor mencoba memperhitungkan berbagai kemungkinan hasil terkait konflik di Timur Tengah, sambil menerima sinyal diplomatik yang campuran dari Washington. Kontrak berjangka S&P 500 turun 0,8%, setelah sebelumnya bergerak antara kenaikan dan penurunan, yang menegaskan ketidakpastian yang terus berlangsung. Kurangnya de-eskalasi antara AS, Israel, dan Iran meningkatkan risiko resesi, sementara kesepakatan cepat dapat memicu reli pemulihan. Saham teknologi berada di bawah tekanan signifikan, dengan aksi jual yang jelas di sektor software, yang membebani sentimen pasar secara keseluruhan.

  • Yield obligasi pemerintah AS meningkat, dengan yield 2 tahun naik ke 3,88% (+3 basis poin), yang menunjukkan permintaan terhadap aset safe haven masih terbatas meskipun ada ketegangan geopolitik.

  • Harga minyak naik kembali di atas $90 per barel, memulihkan sebagian kerugian sebelumnya karena pasar terus memperhitungkan potensi gangguan pasokan di kawasan tersebut.

  • Dolar AS menguat sebesar 0,2%, sementara harga emas relatif stabil, menunjukkan pergeseran ke aset aman yang selektif, bukan menyeluruh.

  • Optimisme awal terkait potensi pembicaraan damai cepat memudar setelah Iran membantah laporan adanya negosiasi substansial dengan AS, meskipun sebelumnya ada komentar dari Donald Trump.

  • Sentimen semakin memburuk setelah muncul laporan bahwa sekutu di Teluk Persia dapat terlibat, meningkatkan risiko eskalasi regional yang lebih luas.

  • Beragam kemungkinan skenario ini mendorong volatilitas tinggi di pasar global.

  • Saham Eropa naik tipis 0,1%, dengan Puig Brands menjadi sorotan setelah melonjak hingga 17% בעקבות laporan pembicaraan akuisisi dengan Estée Lauder.

  • Harga emas menghapus kenaikan sebelumnya setelah Turki mengisyaratkan kemungkinan menggunakan cadangan emasnya untuk mendukung mata uang domestik.

  • Investor tetap khawatir terhadap dampak ekonomi jangka panjang, bahkan jika konflik mereda dengan cepat. Menurut UBS, volatilitas kemungkinan akan tetap tinggi karena:

    • Persediaan minyak perlu dibangun kembali,

    • Rantai pasokan kemungkinan tetap terganggu,

    • Ekonomi akan terus merasakan dampak lanjutan dari shock pasokan.

  • UBS mempertahankan posisi defensif di Eropa dengan mengurangi eksposur terhadap sektor siklikal, termasuk perbankan.

Konflik militer di timur Tengah meningkat

Situasi militer tetap tegang dan terus meningkat: Iran meluncurkan serangan semalam terhadap target di Israel dan pangkalan AS, Arab Saudi mencegat drone, Kuwait melaporkan kerusakan pada infrastruktur energi, dan sirene peringatan juga berbunyi di Bahrain.

  • QatarEnergy mengumumkan force majeure atas pengiriman LNG ke Italia, Belgia, Korea Selatan, dan China, yang menambah kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

  • Infrastruktur energi di Iran juga terkena serangan, termasuk fasilitas di Isfahan dan pipa yang memasok pembangkit listrik Khorramshahr.

  • Pasar tetap dalam kondisi “siaga tinggi”, dengan investor menunggu konfirmasi pembicaraan resmi antara AS dan Iran yang dapat memberikan arah yang lebih jelas.

Pandangan Sektor: Minyak melanjutkan tren kenaikan, sementara saham seperti Microsoft dan perusahaan IT lainnya memperpanjang penurunan.

Sumber: xStation5

Berita Perusahaan

  • Kontrak berjangka saham AS mengurangi kerugian awal setelah pembukaan pasar, meskipun volatilitas tetap tinggi; kontrak S&P 500 secara umum bergerak datar.

  • Saham Ralph Lauren (RL) naik 1,7% pada perdagangan pra-pasar setelah Citi menaikkan rekomendasi menjadi “buy”, dengan alasan peningkatan posisi merek dan kinerja operasional yang membaik.

  • Trian Fund Management dan General Catalyst Group mengubah ketentuan perjanjian definitif mereka untuk mengakuisisi Janus Henderson.

  • Ares Strategic Income Fund melaporkan permintaan pembelian kembali saham sebesar 11,6% dari total saham beredar, jauh di atas batas kerangka kerja sebesar 5%.

  • Apollo Global Management membatasi penarikan dana dari salah satu dana kredit privat non-traded terbesar untuk investor ritel di tengah tingginya permintaan penarikan.

24 Maret 2026, 23.32

Apa lagi yang mungkin terlewat dari Teluk Persia❓

24 Maret 2026, 22.55

📈 Wall Street berupaya bangkit di tengah harapan pembicaraan damai AS - Iran

24 Maret 2026, 20.46

Data PMI AS campuran 🗽

24 Maret 2026, 19.45

🚩Nasdaq turun lagi saat harga Minyak dan Yield Treasury naik

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.