Baca selengkapnya
19.25 ยท 7 April 2026

Wall Street melemah saat pembicaraan gencatan senjata AS - Iran mandek menjelang ultimatum Trump ๐Ÿ“‰

Futures indeks AS mengoreksi kenaikan kemarin, yang terlihat jelas pada futures Nasdaq 100 (US100) yang turun lebih dari 0,5% hari ini. Donald Trump kembali menegaskan kemarin bahwa tenggat waktu penentu bagi respons Iran adalah pukul 02.00 CET, pada malam antara Selasa dan Rabu. Konflik kini telah memasuki fase eskalasi militer terbuka, dengan kedua pihak melakukan serangan secara bersamaan. Israel telah menyelesaikan serangkaian serangan luas terhadap target Iran, sementara Iran terus melakukan gelombang balasan, termasuk serangan terhadap infrastruktur dan aset yang terkait dengan AS dan sekutunya. Jika tidak ada terobosan hingga malam hari, kemungkinan de-eskalasi akan menurun secara signifikan, meningkatkan probabilitas bahwa Trump akan melanjutkan ancaman penghancuran besar-besaran terhadap infrastruktur Iran.

  • Serangan AS terhadap Pulau Kharg - terminal ekspor minyak utama Iran - dikombinasikan dengan serangan balasan Teheran terhadap fasilitas petrokimia Saudi di Jubail menunjukkan bahwa konflik telah meluas ke sektor minyak dan gas, menandakan kebuntuan dalam negosiasi.

  • Iran menunjukkan pergeseran menuju sikap yang lebih agresif. Garda Revolusi menyatakan bahwa “penahanan diri telah berakhir” dan memperingatkan serangan di luar kawasan, meningkatkan risiko eskalasi internasional yang lebih luas.

  • Terdapat indikasi yang semakin kuat mengenai ancaman langsung terhadap infrastruktur AS dan sekutunya. Pernyataan Iran mengisyaratkan potensi penargetan pangkalan militer, aset energi, bahkan kelompok kapal induk.

  • Kawasan Teluk semakin terdampak konflik. Uni Emirat Arab telah mengaktifkan sistem pertahanan udara sebagai respons terhadap ancaman rudal, menunjukkan meluasnya cakupan geografis konflik.

  • Logistik internal di Iran mulai tertekan. Serangan terhadap infrastruktur kereta api dan gangguan layanan menunjukkan tekanan pada sistem transportasi domestik dan mobilitas.

  • Selat Hormuz tetap menjadi titik panas utama. Insiden maritim dan risiko gangguan mendorong harga minyak naik dan memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

  • Pasar merespons secara langsung terhadap eskalasi ini. Harga minyak Brent dan WTI meningkat, sementara futures saham AS melemah, mencerminkan pergeseran menuju sentimen risk-off.

  • Saluran diplomatik tetap terbatas dan tidak efektif. Iran menolak proposal gencatan senjata sementara dan mempertahankan posisi keras, sementara upaya mediasi terus berlangsung tanpa kemajuan nyata.

  • Ekonomi global mulai bersiap menghadapi potensi guncangan energi. Uni Eropa mengadakan pertemuan koordinasi, sementara Jepang mengamankan pasokan minyak, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan yang berkepanjangan.

  • Yang paling penting, Iran telah merespons rencana 15 poin dari AS dengan proposal 10 poinnya sendiri, yang tampaknya sebagian besar tidak dapat diterima oleh Washington. Proposal tersebut mencakup tuntutan seperti pencabutan semua sanksi, jaminan keamanan jangka panjang, penarikan Israel dari Lebanon, serta biaya transit sebesar $2 juta per kapal yang melewati Selat Hormuz di bawah koordinasi Iran - yang secara efektif menyiratkan kontrol atas selat tersebut.

7 April 2026, 18.55

Hari Penentuan untuk Iranโ“Pasar AS dan Eropa Bersaing Memperebutkan Investor โš–๏ธ

7 April 2026, 14.46

Harga Minyak Naik Tajam, Ketegangan Iran Picu Volatilitas

7 April 2026, 13.47

Economic Calendar: โ€œBatas Waktuโ€ Iran Buka Selat Hormuz โš ๏ธ

7 April 2026, 13.19

Market Wrap: Deadline Iran Dekat, Minyak Melonjak & Pasar Kembali "Risk-Off" โš ๏ธ

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.