23.16 · 7 Juli 2026

Wall Street Turun Saat Saham Chip Tertekan

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • Nasdaq 100 turun sekitar 2% karena tekanan besar pada saham memori dan semikonduktor.
  • Saham Micron, Intel, Applied Materials, dan Marvell melemah 6-10%.
  • Sentimen terhadap AI memburuk setelah earnings Samsung gagal menjadi katalis baru bagi sektor chip.
  • DeepSeek dilaporkan mengembangkan chip AI sendiri, menambah tekanan pada Nvidia dan saham semikonduktor.
  • Ketegangan geopolitik di sekitar Oman dan Selat Hormuz ikut menaikkan harga minyak dan menekan saham teknologi.

Saham memori dan semikonduktor menekan Wall Street hari ini, membuat Nasdaq 100 turun sekitar 2%, sementara Dow Jones Industrial Average melemah 0,3% dan S&P 500 turun 0,5%. Saham Micron, SanDisk, Intel, Applied Materials, dan Marvell turun antara 6% hingga 10%, dengan aksi jual sebagian besar dipicu oleh reaksi negatif pasar terhadap earnings Samsung. Pelemahan Nasdaq dan sektor semikonduktor hari ini mencerminkan memburuknya sentimen terhadap artificial intelligence, yang selama ini menjadi pendorong utama rally tahun ini. Pada saat yang sama, ketegangan geopolitik meningkat setelah serangan terhadap kapal komersial di dekat Oman dan Selat Hormuz, yang memperburuk ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Qatar. Kenaikan harga minyak juga ikut menekan saham teknologi.

  • Saham Nvidia melemah setelah Reuters melaporkan bahwa startup China DeepSeek sedang mengembangkan chip AI sendiri, sebuah langkah yang pada akhirnya dapat mengurangi ketergantungannya pada prosesor Nvidia dan Huawei.

  • Kabar tersebut memicu aksi jual luas di saham semikonduktor. Philadelphia Semiconductor Index turun lebih dari 5%, sementara Intel, Micron, Marvell, Western Digital, dan SanDisk semuanya mencatat penurunan tajam.

  • Investor juga mengambil profit setelah rally besar sektor ini yang didorong AI, di tengah kekhawatiran bahwa valuasi sudah terlalu tinggi dan musim earnings mendatang dapat membawa volatilitas yang jauh lebih besar.

  • Earnings Samsung juga gagal mendukung sektor tersebut. Meskipun perusahaan melaporkan pertumbuhan profit yang sangat kuat, sahamnya justru turun, semakin melemahkan sentimen terhadap saham memori dan semikonduktor.

  • Pasar juga bersiap menghadapi listing SK Hynix di Nasdaq yang akan datang, sambil menunggu rilis minutes dari pertemuan Federal Reserve pertama yang dipimpin oleh Kevin Warsh. Kondisi ini mendorong sebagian investor untuk mengurangi eksposur risiko.

Akibatnya, tekanan pada perusahaan-perusahaan terbesar yang terkait AI membebani Nasdaq secara lebih luas, mengingat dominasi bobot sektor teknologi dalam indeks dan pentingnya Nvidia, TSM, serta perusahaan semikonduktor lainnya dalam benchmark tersebut.

Sumber: xStation5

 

Saham TSM (interval D1)

Saham Taiwan Semiconductor (TSM.US), produsen semikonduktor terbesar di dunia, telah terkoreksi hampir 10% dari level tertinggi terbarunya dan kini menguji batas bawah ascending price channel. Support utama berada di sekitar $430 per saham, sementara batas atas channel saat ini berada di sekitar $480. Resistance terdekat adalah EMA 50 hari, garis oranye, yang saat ini berada di dekat $450.

Sumber: xStation5

Mengapa Saham Samsung Turun?

Secara paradoks, earnings Samsung bukanlah masalahnya. Sebaliknya, perusahaan melaporkan kenaikan operating profit sebesar 19 kali lipat, jauh mengungguli hasil tahun lalu. Namun, pasar saham melihat ke depan, bukan ke belakang. Investor menyimpulkan bahwa bahkan angka yang spektakuler tersebut belum memberikan alasan baru yang cukup kuat untuk membenarkan ekspansi valuasi lebih lanjut pada saham-saham terkait AI.

  • Pertama, ekspektasi sebelumnya sudah menjadi sangat tinggi. Produsen memori termasuk salah satu penerima manfaat terbesar dari boom investasi AI tahun ini, sehingga bahkan earnings rekor hanya sedikit melampaui ekspektasi analis. Ini merupakan reaksi klasik “buy the rumor, sell the news”, ketika hasil yang sangat baik justru menjadi kesempatan untuk mengunci profit.

  • Kedua, Samsung hanya merilis earnings awal dan tidak memberikan informasi rinci mengenai bisnis semikonduktornya maupun forward guidance terbaru. Investor akhirnya tidak mendapat jawaban yang jelas atas pertanyaan utama: apakah tingkat pertumbuhan yang didorong AI saat ini dapat dipertahankan dalam beberapa kuartal ke depan?

  • Sentimen semakin tertekan oleh meningkatnya keraguan terhadap daya tahan siklus investasi AI. Laporan bahwa Meta sedang mempertimbangkan komersialisasi kapasitas komputasi berlebih, dikombinasikan dengan kabar bahwa DeepSeek sedang mengembangkan prosesor AI sendiri, mendorong investor untuk menilai ulang permintaan jangka panjang terhadap chip AI paling canggih. Ini tidak berarti permintaan melemah saat ini, tetapi meningkatkan kekhawatiran bahwa boom investasi AI saat ini mungkin tidak akan berlanjut tanpa batas.

Pada akhirnya, Samsung tidak mengecewakan dari sisi earnings. Sebaliknya, investor kecewa karena hasil rekornya gagal memberikan katalis baru untuk kenaikan lebih lanjut di sektor semikonduktor. Dengan valuasi yang sudah tinggi, bahkan kinerja keuangan yang luar biasa terbukti tidak cukup untuk menarik pembelian tambahan, membuat pasar semakin sensitif terhadap risiko siklikal yang dihadapi industri tersebut.

7 Juli 2026, 21.32

SpaceX Turun Meski Masuk Nasdaq 100

7 Juli 2026, 20.55

US Open: Nasdaq Tertekan Saham Chip, Dow Jones Cetak Rekor

7 Juli 2026, 17.49

SpaceX Masuk Nasdaq 100, Dampaknya ke Saham dan ETF

7 Juli 2026, 13.15

Market Wrap: Nasdaq 100 Tertekan Usai Earnings Sektor Chip

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.