21.26 · 4 Oktober 2026

WTI Anjlok Hampir 5%, Pelepasan Cadangan Tekan Minyak

Harga minyak mentah WTI melanjutkan penurunan tajam dan telah kehilangan hampir 5% hari ini, dengan OIL.WTI turun 4,67% ke sekitar US$88,55 per barel.

Aksi jual dipicu oleh unggahan Donald Trump di Truth Social yang menyatakan bahwa Eropa telah sepakat melepas “sejumlah besar” cadangan diesel, dan proses tersebut akan segera dimulai.

Laporan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. Menurutnya, negara-negara G7 telah memutuskan untuk melepas cadangan diesel dan minyak mentah, dengan proses pelepasan dilakukan secara bertahap selama empat bulan.

Sebelumnya, laporan pasar menyebut potensi pelepasan cadangan darurat terkoordinasi sekitar 100 juta barel di antara negara-negara G7. Keputusan tersebut muncul di tengah kenaikan harga bahan bakar menjelang pemilu AS pada November.

Pelepasan cadangan selama empat bulan berarti pasar akan menerima tambahan supply bahan bakar secara berkelanjutan dalam periode yang relatif panjang.

Kondisi tersebut tidak hanya memberikan tekanan pada harga diesel, tetapi juga dengan cepat menekan harga minyak mentah.

WTI menembus sejumlah level support lokal dan turun ke level terendah dalam beberapa sesi. Harga juga bergerak jauh di bawah EMA 20 hari di sekitar 91,53, memperkuat dominasi seller.

 

Analisis Teknikal WTI

Dari sisi teknikal, kondisi WTI masih terlihat lemah.

Harga diperdagangkan di bawah moving average yang sedang menurun, sementara RSI (14) turun ke 27, mendekati area oversold.

Kondisi tersebut tidak menutup peluang terjadinya rebound jangka pendek setelah aksi jual yang tajam.

Namun, selama harga masih berada di bawah EMA 20, seller masih memegang kendali terhadap arah pergerakan.

Reaksi harga terhadap area support yang baru saja ditembus akan menjadi faktor penting berikutnya.

Jika WTI mampu kembali menembus dan bertahan di atas area tersebut, hal itu dapat menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda. Sebaliknya, kegagalan melakukan recovery dapat mempertahankan tekanan bearish dalam jangka pendek.

3 Oktober 2026, 00.40

Daily Summary: Wall Street Menguat, NFP Lemah Ubah Ekspektasi The Fed

3 Oktober 2026, 00.24

The Fed Bisa Tahan Suku Bunga Hingga Desember?

2 Oktober 2026, 22.17

NFP Lemah, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Makin Kecil

2 Oktober 2026, 20.51

US Open: Wall Street Menguat, NFP Lemah Dorong Saham Teknologi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.