- Futures AS mengarah ke pembukaan lebih kuat, dengan US100 naik sekitar 0,7% dan US500 menguat sekitar 0,5%.
- Fokus utama hari ini adalah earnings Morgan Stanley dan Goldman Sachs, data CPI AS, serta testimoni Kevin Warsh.
- Harga minyak kembali naik hampir 2% ke sekitar $84 per barel di tengah isu biaya 20% untuk kargo Selat Hormuz.
- UBS memangkas target harga Meta dan Alphabet, sementara Bank of America menaikkan target harga AMD.
- Permintaan AI masih mendukung produsen memory chip, meskipun pengiriman smartphone global turun 11% secara tahunan.
- Futures AS mengarah ke pembukaan lebih kuat, dengan US100 naik sekitar 0,7% dan US500 menguat sekitar 0,5%.
- Fokus utama hari ini adalah earnings Morgan Stanley dan Goldman Sachs, data CPI AS, serta testimoni Kevin Warsh.
- Harga minyak kembali naik hampir 2% ke sekitar $84 per barel di tengah isu biaya 20% untuk kargo Selat Hormuz.
- UBS memangkas target harga Meta dan Alphabet, sementara Bank of America menaikkan target harga AMD.
- Permintaan AI masih mendukung produsen memory chip, meskipun pengiriman smartphone global turun 11% secara tahunan.
-
Setelah sesi positif di Asia, di mana Nikkei, Hang Seng, dan KOSPI semuanya menguat, futures indeks Eropa diperdagangkan lebih tinggi. Futures AS juga mengarah ke pembukaan yang lebih kuat, dengan US100 naik sekitar 0,7% dan US500 menguat sekitar 0,5%. Agenda utama hari ini mencakup laporan earnings dari Morgan Stanley dan Goldman Sachs, serta rilis data inflasi CPI AS terbaru pada pukul 1:30 PM GMT.
-
Fed Chair baru, Kevin Warsh, akan memberikan testimoni di hadapan komite pada pukul 3 PM GMT, dan ini menjadi agenda yang sangat penting dalam sesi hari ini. Rilis makroekonomi sekunder mencakup NFIB Small Business Optimism Index dan laporan ketenagakerjaan ADP.
-
Emas, perak, dan Bitcoin mencatat kenaikan moderat sedikit di bawah 1%. Sementara itu, US Dollar Index sedikit melemah setelah rally terbaru yang didorong oleh kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Minyak melanjutkan kenaikan hari ini, naik hampir 2% ke sekitar $84 per barel.
-
Menurut Semafor, pemerintahan Trump mengusulkan biaya 20% atas kargo yang melewati Selat Hormuz. Untuk supertanker minyak yang terisi penuh, biaya semacam itu dapat mencapai sekitar $30 juta.
-
Semafor juga melaporkan bahwa Amerika Serikat telah memberlakukan kembali blokade laut terhadap Iran, dengan Presiden Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres mengenai keputusan tersebut. Industri pelayaran bereaksi terkejut, dengan menyoroti minimnya pemberitahuan sebelumnya dan detail implementasi. Menteri Luar Negeri Iran mengakui bahwa jalur aman dapat membenarkan biaya transit, tetapi berpendapat bahwa pungutan 20% terlalu berlebihan.
-
Kemarin, UBS memangkas target harga Meta Platforms menjadi $766 dari sebelumnya $865 dan Alphabet menjadi $400 dari sebelumnya $410. Sementara itu, Bank of America menaikkan target harga AMD menjadi $620 dari sebelumnya $550.
-
Menurut The Washington Post, pemerintahan Trump dan para pemimpin industri AI sedang membahas kerangka regulasi yang bertujuan mempercepat komersialisasi model AI open-source AS. Berdasarkan proposal tersebut, batas kemampuan model-model ini akan disejajarkan dengan model AI open-source China terkemuka.
-
Morgan Stanley memperkirakan belanja modal hyperscaler AS akan mencapai $1,2 triliun pada 2027. Sementara itu, mitra Nvidia, GMI Cloud, penyedia infrastruktur cloud computing, sedang mencari pendanaan eksternal sebesar $635 juta yang didukung oleh aset GPU miliknya.
-
Pengiriman smartphone global turun 11% secara tahunan pada kuartal kedua, menandai Q2 terlemah sejak 2013. Kelangkaan memory chip telah mendorong kenaikan harga handset dan melemahkan permintaan, dengan Xiaomi, Oppo, dan Vivo termasuk yang paling terdampak. Samsung kembali merebut posisi sebagai pemimpin pasar global, sementara Apple mencapai rekor pangsa pasar global sebesar 20%. Pada saat yang sama, permintaan kuat yang didorong AI terus mendukung produsen memory chip.
BofA Survei: Investor Makin Bullish pada Saham Teknologi
Kalender Ekonomi: CPI AS Jadi Fokus, Dolar Menguat karena Minyak
Minyak Melonjak, Risiko Hormuz Memanas
SK Hynix Crash, Rally AI Memory Mulai Retak?
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.