15.25 · 14 September 2026

Minyak Tembus $100, Risiko Pasokan Timur Tengah Makin Nyata

Harga minyak kembali bergerak di atas $100 per barel, sementara Brent kini mendekati level $110. Namun kali ini, kenaikannya bukan sekadar akibat meningkatnya premi risiko geopolitik.

Pasar semakin khawatir bahwa konflik yang berkepanjangan mulai memberikan dampak nyata terhadap ketersediaan minyak mentah.

Selat Hormuz masih menjadi isu utama. Sebagian besar perdagangan minyak global biasanya melewati jalur tersebut, sementara penundaan pembicaraan yang bertujuan membuka kembali akses membuat investor belum memiliki kepastian kapan arus pasokan dapat kembali normal.

Pada saat yang sama, masalah juga mulai muncul di jalur alternatif. Serangan Houthi meningkatkan risiko pelayaran melalui Laut Merah dan Bab el Mandeb, sementara kerusakan pada pipa East-West Arab Saudi semakin mengurangi kemampuan negara tersebut untuk mengalirkan minyak tanpa bergantung pada Selat Hormuz.

Kondisi ini menjadi perubahan penting bagi pasar minyak. Semakin sedikit jalur alternatif yang tersedia, semakin sulit menggantikan pasokan minyak dari Timur Tengah yang tidak dapat mencapai pasar.

Akibatnya, setiap serangan baru terhadap infrastruktur energi atau gangguan pada aktivitas pelayaran kini memberikan dampak yang jauh lebih cepat terhadap harga minyak.

China juga menjadi bagian yang semakin penting dalam dinamika ini. Kilang-kilang China meningkatkan pembelian minyak mentah dari Rusia, Afrika, dan kawasan Amerika dalam upaya menggantikan pasokan yang hilang dari Timur Tengah.

Dengan ketersediaan minyak global yang sudah ketat, salah satu importir minyak terbesar dunia kini bersaing lebih agresif untuk mendapatkan pasokan yang tersedia. Pengiriman minyak fisik ke China bahkan sudah diperdagangkan dengan premi yang sangat besar terhadap Brent, menunjukkan betapa ketatnya kondisi pasar fisik saat ini.

Sampai beberapa waktu lalu, China masih mampu meredam sebagian gangguan pasokan dengan menggunakan persediaan minyak yang sudah ada. Namun fleksibilitas tersebut secara bertahap mulai berkurang, sementara impor kembali menunjukkan pemulihan.

Jika kilang-kilang China terus meningkatkan pembelian, tekanan pada pasar pasokan yang sudah terbatas berpotensi tetap tinggi.

Inilah alasan mengapa kenaikan harga minyak saat ini terlihat berbeda dibanding lonjakan geopolitik jangka pendek yang biasanya terjadi. Pasar tidak lagi hanya memperhitungkan risiko eskalasi lebih lanjut.

Investor kini semakin memperhitungkan kemungkinan bahwa ketersediaan minyak fisik itu sendiri dapat menjadi masalah. Dengan terbatasnya opsi untuk menggantikan pasokan yang terganggu, bahkan gangguan tambahan dalam skala relatif kecil dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga.

Dalam beberapa hari ke depan, faktor utama yang perlu diperhatikan adalah perkembangan di sekitar Selat Hormuz, situasi di Laut Merah, serta kondisi infrastruktur minyak Arab Saudi.

 

 

14 September 2026, 12.34

Market Wrap: Risiko Timur Tengah Tekan Pasar

12 September 2026, 01.07

Daily summary: Wall Street Rebound Meski Inflasi Memanas

11 September 2026, 21.02

US Open: Wall Street Rebound Usai CPI

11 September 2026, 19.36

Core CPI Naik, Tekanan ke The Fed Bertambah

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.