09.03 · 4 September 2026

Peluang Rate Hike The Fed Turun, Dolar AS Ikut Melemah

Penggerak utama pasar hari ini adalah perubahan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Probabilitas tersirat pasar untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan September turun menjadi sekitar 50% hari ini, dibandingkan lebih dari 60% kemarin.

Gambar 1: Perubahan Probabilitas Tersirat Pasar terhadap Kenaikan Suku Bunga The Fed (2026–2027)

Sumber: XTB Research, 03.09.2026

Perubahan tersebut terutama merupakan dampak dari komunikasi yang relatif dovish dari Christopher Waller, salah satu pejabat pembuat kebijakan FOMC. Berbeda dengan Warsh, Waller hari ini menjelaskan dengan cukup jelas faktor-faktor spesifik yang akan ia pantau sebelum mengambil keputusan pada September.

Ia mengatakan bahwa proses disinflasi masih berjalan dan inflasi inti secara fundamental terlihat bahkan lebih baik dibandingkan yang ditunjukkan oleh indikator utama. Waller menambahkan bahwa jika data inflasi CPI berikutnya, yang dijadwalkan dirilis pada 11 September, tidak memberikan kejutan negatif, ia kemungkinan besar akan mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya.

Pelemahan Dolar AS Juga Memberikan Dukungan

Dolar AS melemah hampir 0,5% hari ini, memberikan dukungan bagi logam mulia dan aset kripto. Tekanan jual terhadap dolar tampaknya didorong oleh kombinasi perubahan ekspektasi suku bunga tersebut dan penguatan yen Jepang yang berlangsung cukup agresif.

Yen Jepang mencatat penguatan sangat tajam hari ini, lebih dari 2% terhadap dolar AS. Sejauh ini, hanya sedikit indikasi bahwa pergerakan tersebut merupakan hasil intervensi langsung di pasar.

Namun, dalam beberapa jam terakhir muncul sejumlah komentar yang relatif hawkish dari pejabat Bank of Japan, termasuk Hajime Takata. Ia mengatakan bahwa bank sentral seharusnya bertindak lebih agresif dibandingkan yang saat ini diperkirakan pasar, serta menilai kenaikan suku bunga yang lebih cepat diperlukan untuk menekan tekanan inflasi yang semakin menguat.

4 September 2026, 09.08

Daily Summary: Yield Treasury Turun, Saham Teknologi Wall Street Kembali Menguat

3 September 2026, 22.29

US Open: The Fed Terbelah Jelang September, Wall Street Kembali Menguat

31 Agustus 2026, 23.45

Daily Summary: Wall Street Tertekan Suku Bunga, Tesla Justru Naik 4%

31 Agustus 2026, 22.14

Strategi Utang AS Ini Bisa Menjadi Bom Waktu Baru bagi Pasar

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.