15.20 · 19 Juni 2026

SpaceX Pasca IPO: Reli, Akuisisi, Koreksi

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • SpaceX mencatat IPO terbesar sepanjang sejarah dengan dana US$75 miliar.
  • Saham sempat melonjak hingga US$225,64 sebelum terkoreksi lebih dari 8% dalam dua hari.
  • Akuisisi Cursor senilai US$60 miliar memperkuat ambisi SpaceX di industri AI.
  • Debut SpaceX memicu rotasi modal dan tekanan pada saham luar angkasa lainnya.
  • Valuasi SpaceX memicu perdebatan besar antara analis bullish dan bearish.

 

SpaceX (SPCX) resmi melantai di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan harga IPO US$135 per saham, menghimpun dana sebesar US$75 miliar dan mencatatkan diri sebagai IPO terbesar dalam sejarah pasar modal. Dalam pekan pertamanya sebagai perusahaan publik, saham SpaceX membawa investor melalui kombinasi reli spektakuler, akuisisi AI bernilai puluhan miliar dolar, hingga koreksi tajam yang mengingatkan pasar akan tingginya volatilitas saham pertumbuhan.

Tiga Hari Reli, Dua Hari Koreksi

Awal Perdagangan yang Spektakuler

SpaceX membuka perdagangan perdana di level US$150 dan langsung melonjak sekitar 19% hingga ditutup di US$160,95. Volume perdagangan melebihi 500 juta saham, menjadikannya salah satu debut dengan volume tertinggi dalam sejarah pasar AS. Momentum berlanjut pada Senin, 15 Juni, ketika saham kembali melonjak sekitar 20% menuju US$193. Katalis utama saat itu adalah unggahan Elon Musk di platform X yang menyebut SpaceX berpotensi mencapai pendapatan US$1 triliun pada 2030.

Rekor Tertinggi Setelah Akuisisi Cursor

Puncak reli terjadi pada Selasa, 16 Juni. Pengumuman akuisisi Cursor mendorong saham mencapai rekor intraday US$225,64. Pada titik tersebut, valuasi SpaceX sempat melampaui Amazon dan Microsoft, menjadikannya perusahaan terbesar kelima di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.

Koreksi Akhir Pekan

Setelah tiga hari reli agresif, tekanan jual mulai muncul. Saham turun sekitar 5% pada Rabu setelah keputusan Federal Reserve yang bernada hawkish menekan sentimen pasar secara luas. Penurunan berlanjut pada Kamis dengan pelemahan sekitar 3,6%. Secara total, saham terkoreksi sekitar 8,3% dalam dua hari dan ditutup di level US$185 pada 18 Juni.

Meskipun demikian, harga saham masih berada sekitar 37% di atas harga IPO. Kapitalisasi pasar SpaceX tetap bertahan di kisaran US$2,4 triliun, menjadikannya perusahaan terbesar keenam di dunia.

Pasar AS kemudian tutup pada 19 Juni untuk memperingati Juneteenth, memberikan waktu tambahan bagi investor untuk mengevaluasi pergerakan luar biasa tersebut.

Sumber: XTB Research Indonesia, Bloomberg. M = miliar USD, T = triliun USD.

Akuisisi Cursor Ubah SpaceX Menjadi Pemain AI Besar

Transaksi Senilai US$60 Miliar

Empat hari setelah IPO, SpaceX mengumumkan akuisisi Anysphere, perusahaan induk platform AI coding Cursor, dengan nilai transaksi sekitar US$60 miliar dalam bentuk saham Kelas A. Kesepakatan tersebut sebenarnya telah dipersiapkan jauh sebelum IPO. Pada April 2026, SpaceX telah menandatangani opsi akuisisi yang mewajibkan perusahaan membayar penalti US$1,5 miliar tunai ditambah sumber daya komputasi senilai US$8,5 miliar apabila membatalkan transaksi. Keputusan untuk tetap melanjutkan akuisisi menunjukkan bahwa manajemen melihat Cursor sebagai aset strategis yang sangat penting.

Cursor dan Fenomena Vibe Coding

Didirikan pada 2022 oleh empat mahasiswa MIT, Cursor menjadi salah satu platform AI coding dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Perusahaan dikenal sebagai pelopor konsep vibe coding, di mana AI mampu menghasilkan kode perangkat lunak secara semi-otonom hanya dengan instruksi minimal dari pengembang.

Per Juni 2026, Cursor diperkirakan memiliki:

  • Pendapatan tahunan sekitar US$2,6–4 miliar.
  • Lebih dari 1 juta pengguna berbayar.
  • Lebih dari 50.000 pelanggan korporasi.
  • Pengguna dari lebih dari separuh perusahaan Fortune 500.

Membangun Full Stack AI

Akuisisi ini memperkuat divisi AI SpaceX yang sebelumnya telah diperluas melalui integrasi dengan xAI. Secara strategis, SpaceX kini berupaya membangun ekosistem AI yang lengkap:

  • Infrastruktur komputasi (Colossus).
  • Model AI (Grok).
  • Platform aplikasi AI coding (Cursor).

Pendekatan ini mirip dengan strategi yang dijalankan oleh Google melalui Gemini maupun Anthropic melalui Claude. Namun tantangannya juga besar.

Menurut data Ramp, pangsa pasar Cursor turun dari sekitar 41% pada Juni 2025 menjadi sekitar 26% pada Mei 2026.

Persaingan semakin ketat dari:

  • GitHub Copilot.
  • Claude Code.
  • Platform AI coding lainnya.

Selain itu, valuasi transaksi yang berada di kisaran 23x hingga 60x pendapatan menunjukkan premi yang sangat tinggi.

Efek Domino di Sektor Luar Angkasa

Proxy Trade Kehilangan Daya Tarik

Debut SpaceX memicu rotasi besar di sektor luar angkasa. Selama beberapa tahun terakhir, investor yang tidak memiliki akses ke SpaceX sering menggunakan saham luar angkasa lain sebagai alternatif. Ketika SpaceX akhirnya tersedia di pasar publik, strategi tersebut mulai ditinggalkan.

Virgin Galactic Terpukul

Virgin Galactic (SPCE) menjadi korban terbesar. Saham anjlok 24% pada hari pertama perdagangan SpaceX dan mengakhiri pekan dengan penurunan sekitar 32%. Pelemahan tersebut diperparah oleh fundamental yang masih lemah:

  • Pendapatan Q1 2026 hanya sekitar US$227 ribu.
  • Kerugian bersih sekitar US$65 juta per kuartal.

Ketika narasi "pengganti SpaceX" menghilang, investor kembali fokus pada kondisi bisnis perusahaan yang sebenarnya.

Dampak pada AST SpaceMobile dan Tesla

AST SpaceMobile (ASTS) turun sekitar 10%. Tesla (TSLA) juga menghadapi tekanan karena sebagian investor loyal Elon Musk melakukan rotasi modal dari Tesla ke SpaceX selama pekan pertama perdagangan.

 

Sumber : XTB Research Indonesia, Yahoo Finance, Bloomberg, 24/7 Wall St. M = miliar USD, J = juta, K = ribu.

Perdebatan Besar Soal Valuasi

Volatilitas ekstrem pada minggu pertama mencerminkan perbedaan pandangan yang sangat besar di kalangan analis.

Pandangan Bullish

Oppenheimer menaikkan target harga SpaceX menjadi US$250 pada 18 Juni. Pendukung saham ini melihat SpaceX sebagai kombinasi unik antara:

  • Pemimpin industri peluncuran luar angkasa.
  • Penyedia internet satelit global melalui Starlink.
  • Pemain AI generasi berikutnya melalui xAI dan Cursor.

Pandangan Bearish

Sebaliknya, CFRA memulai cakupan dengan rekomendasi Sell dan target harga US$115. Morningstar bahkan menetapkan estimasi nilai wajar hanya sekitar US$62–63 per saham. Menurut pandangan tersebut, saham diperdagangkan lebih dari tiga kali lipat di atas nilai intrinsiknya.

Apa yang Akan Menjadi Fokus Berikutnya?

Bloomberg melaporkan pada 18 Juni bahwa SpaceX sedang mempersiapkan penerbitan obligasi senilai US$20 miliar. Sementara itu, laporan keuangan pertama sebagai perusahaan publik dijadwalkan pada 6 Agustus 2026. Laporan tersebut akan menjadi ujian penting bagi perusahaan.

Investor akan mencari jawaban atas beberapa pertanyaan utama:

  • Seberapa cepat integrasi Cursor dapat menghasilkan pertumbuhan baru?
  • Apakah bisnis inti SpaceX mampu mendukung valuasi saat ini?
  • Seberapa besar kontribusi AI terhadap pendapatan perusahaan dalam beberapa tahun ke depan?

Setelah reli yang membawa saham naik lebih dari 60% dari harga IPO dan koreksi tajam yang menyusul, pasar kini menghadapi pertanyaan yang lebih fundamental. Bagi investor, perdebatan tidak lagi soal apakah SpaceX adalah perusahaan luar angkasa yang revolusioner. Pertanyaannya adalah apakah valuasi US$2,4 triliun sudah mencerminkan seluruh potensi tersebut, atau justru masih menyisakan ruang pertumbuhan yang signifikan di masa depan.

19 Juni 2026, 13.05

Saat Western Digital dan Seagate Menjadi Infrastruktur Penting AI

19 Juni 2026, 00.55

Daily Summary: Wall Street Reli, Nasdaq Pimpin Penguatan

19 Juni 2026, 00.15

Amazon Siap Tantang Nvidia di Pasar Chip AI?

18 Juni 2026, 22.11

KLA: Penerima Manfaat AI yang Sering Diabaikan Investor

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.