20.55 · 7 Juli 2026

US Open: Nasdaq Tertekan Saham Chip, Dow Jones Cetak Rekor

Nasdaq 100 futures turun 1,1% karena volatilitas kembali muncul di sektor semikonduktor. S&P 500 futures melemah 0,2%, sementara Dow Jones futures naik hampir 0,2%. SpaceX dijadwalkan masuk ke Nasdaq 100 hari ini. Aksi jual luas di saham chip, termasuk Taiwan Semiconductor, Nvidia, AMD, Micron, dan Intel, menahan kenaikan di sektor software dan Magnificent Seven, dengan Meta Platforms dan Alphabet memimpin penguatan.

  • Sumber tekanan utama berasal dari earnings Samsung, yang gagal memenuhi ekspektasi investor yang sudah sangat tinggi meskipun profit kuartalan naik 19 kali lipat. Saham Samsung turun hampir 9%, sementara Micron dan Sandisk juga melemah lebih dari 5%.

  • Investor semakin mempertanyakan valuasi tinggi perusahaan semikonduktor dan apakah AI boom, bersama dengan investasi ratusan miliar dolar dalam infrastruktur AI, masih dapat terus menghasilkan return yang kuat.

  • Ekuitas Eropa bergerak mixed, dengan Stoxx 600 turun 0,1% meskipun 14 dari 20 sektornya mencatat kenaikan. Investor terus melakukan rotasi ke bagian lain dalam sektor teknologi.

  • AI hyperscaler seperti Amazon dan Alphabet menguat, sementara Microsoft naik 1,5% bersama sektor software yang lebih luas.

  • Pasar obligasi global masih berada di bawah tekanan karena investor meningkatkan taruhan terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat. Yield US Treasury 10 tahun naik 2 basis poin ke 4,49%.

  • Brent crude naik 1% ke $72,66 per barel setelah kembali terjadi serangan terhadap kapal di dekat Selat Hormuz, menyoroti risiko keamanan yang masih bertahan terhadap pasokan energi global.

Sumber: xStation5

Berita Pasar Saham

  • Dow Jones mencapai rekor baru sementara Nasdaq masih berada di bawah tekanan. Dow Jones Industrial Average naik sekitar 0,3% ke rekor tertinggi sepanjang masa yang baru. Sementara itu, S&P 500 bergerak sedikit lebih rendah dan Nasdaq turun sekitar 0,5%, terutama karena pelemahan di saham-saham semikonduktor.

  • Rivian anjlok setelah mengumumkan penawaran saham baru. Saham produsen kendaraan listrik tersebut turun lebih dari 13% setelah perusahaan mengumumkan public offering sebanyak 75 juta saham Class A. Meskipun aksi penggalangan modal ini memperkuat neraca Rivian, investor bereaksi negatif terhadap efek dilusi bagi pemegang saham. Saham Rivian sebelumnya telah naik 19% pekan lalu dan kembali menguat 8% pada Senin.

  • Amazon merencanakan penerbitan obligasi senilai $25 miliar. Menurut laporan media, perusahaan sedang mempersiapkan salah satu penjualan obligasi korporasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Saham Amazon naik sekitar 1% karena investor memperkirakan dana hasil penerbitan obligasi akan mendukung investasi berkelanjutan dalam infrastruktur AI dan data center.

  • Defisit perdagangan AS melebar tajam pada Mei. Defisit meningkat menjadi $77,6 miliar dari revisi $54,6 miliar pada April, meskipun angka tersebut sedikit di bawah ekspektasi pasar. Ekspor turun 3,2%, sementara impor naik 3,3%, menunjukkan pelemahan signifikan pada neraca perdagangan AS.

  • DeepSeek sedang mengembangkan chip AI sendiri. Startup asal China tersebut dilaporkan sedang merancang inference chip internal yang digunakan untuk menghasilkan respons dari model AI yang sudah dilatih. Proyek ini masih berada pada tahap awal, tetapi menegaskan semakin intensnya persaingan teknologi antara China dan Amerika Serikat.

  • Vertex mengakuisisi Crinetics dalam kesepakatan senilai $10 miliar. Vertex sepakat membayar $85 per saham untuk mengakuisisi pengembang terapi terkait hormon tersebut. Saham Crinetics melonjak hampir 100%, sementara saham Vertex bergerak sedikit lebih rendah. Akuisisi ini diperkirakan akan memperkuat posisi Vertex dalam obat-obatan spesialis inovatif.

  • JPMorgan menaikkan target harga Eli Lilly. Bank tersebut menaikkan target menjadi $1.400 per saham, yang mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 17% dari penutupan terakhir. Analis memperkirakan laporan kuartalan yang kembali kuat, didorong oleh pertumbuhan berkelanjutan dari penjualan Mounjaro dan Zepbound, sambil tetap mempertahankan Eli Lilly sebagai salah satu pilihan utama di sektor farmasi.

  • First Solar menguat setelah upgrade dari Deutsche Bank. Deutsche Bank menaikkan rekomendasi saham dari Hold menjadi Buy, dengan alasan valuasi yang menarik setelah penurunan terbaru dan potensi perubahan kebijakan perdagangan yang menguntungkan. Saham produsen panel surya tersebut naik sekitar 3%.

7 Juli 2026, 21.32

SpaceX Turun Meski Masuk Nasdaq 100

7 Juli 2026, 17.49

SpaceX Masuk Nasdaq 100, Dampaknya ke Saham dan ETF

7 Juli 2026, 13.15

Market Wrap: Nasdaq 100 Tertekan Usai Earnings Sektor Chip

7 Juli 2026, 00.43

Daily summary: Wall Street Menguat, Saham AI dan Pertahanan Jadi Fokus

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.